"I think it's done" anonymous
yeah, it's done! akhirnya perjuangan menulis bersama teman-teman di event 30 Hari Bercerita ini berakhir juga. Tak sedikit teman-teman yang gugur satu-persatu dalam prosesnya, dan bahkan banyak yang berhenti menulis sama sekali. Benar-benar perjuangan yang berat.
Kalau ditilik kebelakang, berbagai orang bergabung dalam event ini degan beribu alasan. Ada yang pengen coba-coba, ada yg memang pengen mengisi kegiatan, atau mereka yang memang pengen berkontribusi didalamnya. Masih ingat waktu pertama kali posting, saya masih dalam posisi melakukan perjalanan jauh. Terbayangkan susahnya gimana?
Postingan pertama saya menceritakan tentang awal perjalanan saya ke Sidoarjo, tempat dimana saya merayakan tahun baru serta pertama kalinya saya naik kereta api. Tulisan yang amburadul dan sok lucu merupakan ciri khas saya dalam postingan tersebut. Tapi seiring berjalannya waktu, tulisan saya berubah. Yang dulunya mencoba jelas, sekarang malah Absurd total! what a man!
Isi postingan saya bervariasi. Ada yang bercerita dengan curhatan-curhatan nonsense, ada yang berisi pemikiran-pemikiran absurd bahkan kritis, ada juga yang berisi fakta-fakta mencengangkan atau cerita mengharukan. Tak ada salahnya khan mencoba sesuatu selagi kita bisa?
Some men still struggle these day. Banyak teman kita yang masih memiliki tanggungan "hutang" dalam event 30 Hari Bercerita ini. Tapi lihat hikmah dibalik keadaan itu, kamu masih dapat mencari ide-ide lain untuk dibuat cerita-cerita unik lainnya. Bukannya tak ada kata gagal selama kita masih bekerja bukan? #30HariBercerita /@ecchisan
Wednesday, 30 January 2013
Tuesday, 29 January 2013
Hari Ke-29: Absurd Keduapuluhsembilan: Perjuangan Belum Berakhir
Tak terasa Event 30 Hari Bercerita ini telah memasuki hari ke-29. Tersisa 1 hari lagi maka apa yang telah aku korbankan selama ini akan terbayar. Tapi itu semua tidak membuatku lengah, perjalanan ini belum berakhir. Masih ada 1% hal yang bisa membuat apa-apa yang sudah kulakukan menjadi tak berguna sama sekali, bisa jadi takdir, lengah, terputusnya koneksi internet, pulsa habis, apapun.
Banyak teman-teman perjuangan saya yang sama-sama menulis di 30 Hari Bercerita mengalami hambatan. Ada yang lalai bercerita dan mengakibatkan banyak tumpukan hari-hari yang mesti diceritakan, ada juga yang malah berhenti ditengah-tengah dengan alasan "tidak kuat lagi" atau "ga ada waktu sama sekali". Beruntunglah kita yang sampai sekarang mampu menahan godaan untuk tidak berhenti di tengah jalan.
Suara Motor menyeruak menghampiri rumahku. Aku paham apa arti klakson yang terus berbunyi dari tadi, aku harus menikmati malam ini bersama mereka. Sebelum bersiap mandi, aku teringat tugas utama ku, sesuatu yang sudah menjadi beban ku dalam jangka waktu tak lama ini. Bercerita, bercerita di 30 hari berderita. Dan inilah ceritaku, How 'bout you? #30HariBercerita /@ecchisan
Banyak teman-teman perjuangan saya yang sama-sama menulis di 30 Hari Bercerita mengalami hambatan. Ada yang lalai bercerita dan mengakibatkan banyak tumpukan hari-hari yang mesti diceritakan, ada juga yang malah berhenti ditengah-tengah dengan alasan "tidak kuat lagi" atau "ga ada waktu sama sekali". Beruntunglah kita yang sampai sekarang mampu menahan godaan untuk tidak berhenti di tengah jalan.
Suara Motor menyeruak menghampiri rumahku. Aku paham apa arti klakson yang terus berbunyi dari tadi, aku harus menikmati malam ini bersama mereka. Sebelum bersiap mandi, aku teringat tugas utama ku, sesuatu yang sudah menjadi beban ku dalam jangka waktu tak lama ini. Bercerita, bercerita di 30 hari berderita. Dan inilah ceritaku, How 'bout you? #30HariBercerita /@ecchisan
Monday, 28 January 2013
Hari Ke-28: Absurd Keduapuluhdelapan: Hot! hot! hot!
Hari ini aku seneng banget, banget, banget! yeee~ soalnya aku mesti mandi dua kali lagi! yeee~ kok seneng sih? solnya cuacanya panas banget! yeee~ oke, lupakan... salah satu yg membuat aku merasa kembali ke kampung halaman adalah cuacanya yg panas... yeee-Geblak! sudah, makan dulu sana.
Tapi bener, cuaca di Sengata itu panas, bahkan langit berawan pun tetap panas, entah karena apa, mungkin sudah kodratnya. Sengata memang masuk di daerah tropis, panas yg hawanya hangat-hangat ngangenin itu ga seperti Surabaya, panasnya itu poli-eh, Polusi! jadi panas ga sehat gitu sih... pffftt
Kyknya itu aja dulu update nya hari ini. Masih banyak tempat yang mesti kujelajahi, masih banyak lautan yang perlu kuselami, bahkan gunung pun akan kudaki, Semacam berhalusinogen gitu sih. Nyimeng memang bukan pelarian, tapi nyimeng itu bikin senang #IkiOposeh. mungkin saya perlu mengakhiri post ini, cao! #30HariBercerita /@ecchisan
Tapi bener, cuaca di Sengata itu panas, bahkan langit berawan pun tetap panas, entah karena apa, mungkin sudah kodratnya. Sengata memang masuk di daerah tropis, panas yg hawanya hangat-hangat ngangenin itu ga seperti Surabaya, panasnya itu poli-eh, Polusi! jadi panas ga sehat gitu sih... pffftt
Kyknya itu aja dulu update nya hari ini. Masih banyak tempat yang mesti kujelajahi, masih banyak lautan yang perlu kuselami, bahkan gunung pun akan kudaki, Semacam berhalusinogen gitu sih. Nyimeng memang bukan pelarian, tapi nyimeng itu bikin senang #IkiOposeh. mungkin saya perlu mengakhiri post ini, cao! #30HariBercerita /@ecchisan
Sunday, 27 January 2013
Hari Ke-27: Absurd Keduapuluhtujuh: First Day in Tropical (Forest)
"Banyak yg berubah yah?" ini adalah kata-kata yang paling pertama keluar ketika melihat kembali kota Sengata. "Perasaan dulu bangunan itu ga ada deh" sembari menujuk salah satu bangunan. "eh, bangunan yg ini kemana?" timpalku kemudian. Kota Sengata memang mengalami perubahan drastis, tapi Sengata tetap memiliki hal yang sama dari pertama aku disini dan sekarang, Kenangan serta perasaan "aman". Tapi diantara semua perubahan yg membuat diriku kaget, rumah lama yg berubah fungsi menjadi pencucian motorlah yg lebih membuatku ternganga.
Waktu seakan begitu cepat berlalu di kora ini. Perasaan baru tadi pagi aku menyantap kare ayam, tahu-tahu siang ini perutku berbunyi lagi. Mamahku yg mengerti terlihat cuma mengernyitkan senyum sembari mendandang nasi. Tak lama hidangan makan siangpun jadi. Sebuah menu biasa, namun terkesan istimewa buatku. Ayam goreng, sambel terasi, cempedak bakar, sayur paku, serta tak lupa cacapan; sebuah salad orang Banjar.
Aku terlelap saking nikmatnya kekenyangan. Mata tak lagi kuasa menahan kantuk. Ketika mataku terbua, aku mendapati hari sudah gelap. Tanpa sadar aku sudah terlelap begitu lama. jam sudah menunjukkan jam 8 malam, tapi belum ada keinginan untuk keluar ruma demi menikmati indahnya kota Sengata di malam hari. Badan yg penuh keringat tak kuhiraukan, aku hanya ingin menikmati malam ini saja dirumahku lagi, selagi masih bisa. #30HariBercerita /@ecchisan
Waktu seakan begitu cepat berlalu di kora ini. Perasaan baru tadi pagi aku menyantap kare ayam, tahu-tahu siang ini perutku berbunyi lagi. Mamahku yg mengerti terlihat cuma mengernyitkan senyum sembari mendandang nasi. Tak lama hidangan makan siangpun jadi. Sebuah menu biasa, namun terkesan istimewa buatku. Ayam goreng, sambel terasi, cempedak bakar, sayur paku, serta tak lupa cacapan; sebuah salad orang Banjar.
Aku terlelap saking nikmatnya kekenyangan. Mata tak lagi kuasa menahan kantuk. Ketika mataku terbua, aku mendapati hari sudah gelap. Tanpa sadar aku sudah terlelap begitu lama. jam sudah menunjukkan jam 8 malam, tapi belum ada keinginan untuk keluar ruma demi menikmati indahnya kota Sengata di malam hari. Badan yg penuh keringat tak kuhiraukan, aku hanya ingin menikmati malam ini saja dirumahku lagi, selagi masih bisa. #30HariBercerita /@ecchisan
Saturday, 26 January 2013
Hari Ke-26: Absurd Keduapuluhenam: Welcome Kaltim!
Lelah serasa tubuh ini, ketika kubuka mata tampak pemandangan yang selalu kurindukan, "selamat datang di kalimantan timur". Ya, saya suda benar-benar pulang. Dengan menunggangi Sriwijaya selama 11/2 jam aku akhirnya tiba di kota minyak Balikpapan. Tapi perjalanan belum berakhir.
Perjalanan kembali berlanjut. Mobil charteran dengan Plat setempat membawa saya ke perjalanan yang menguras kondisi dan pikiran. Tujuan utama kami adala Sengata, Kota kelahiranku, Kota dimana aku dibesaekan dan kota dimana semua kenangan tercipta.
Kondisi fisikku yang kelelahan seakan hilang bak tersapu ombak. Entah apa yang menyebabkannya, mungkin rasa rindu yang besar akan kota Sengata membuat mata ini sukar untuk terpejam. Disana twlah menunggu keluarga dan sahabatku, walau kamu tak lagi utuh. Sengata, what a damn place. #30HariBercerita /@ecchisan
Perjalanan kembali berlanjut. Mobil charteran dengan Plat setempat membawa saya ke perjalanan yang menguras kondisi dan pikiran. Tujuan utama kami adala Sengata, Kota kelahiranku, Kota dimana aku dibesaekan dan kota dimana semua kenangan tercipta.
Kondisi fisikku yang kelelahan seakan hilang bak tersapu ombak. Entah apa yang menyebabkannya, mungkin rasa rindu yang besar akan kota Sengata membuat mata ini sukar untuk terpejam. Disana twlah menunggu keluarga dan sahabatku, walau kamu tak lagi utuh. Sengata, what a damn place. #30HariBercerita /@ecchisan
Friday, 25 January 2013
Hari Ke-25: Absurd Keduapuluhlima: Rush Hour -24
Hari ini bener-bener Rush Hour! dari jam 9 pagi sampe 10 malam saya disibukkan oleh berbagai hal, padahal saya besok sudah berangkat ke Surabaya untuk selanjutnya Take-off ke Sengata! yeee~ akhrnya 1,5 tahunku terbayar sudah. Berikut akan saya akan ceritakan kronologi keribetan yang saya alami, bagi anda yang tidak kuat mental saya harap jangan melanjutkan membaca! hargai jantung anda, Quaker Oats.
Dimulai dari ketelatan bangun yang seharusnya jam 7 pagi menjadi setengah 9 pagi, padahal saya ada janji ngurus KRS jam 9!! Seakan kerasukan setan Tempe Mendol, saya pun melakukan ritual mandi kilat yang hanya berlangsung selama 5 menit! sungguh luarr biasaa..
Setelah disibukkan selama 2 jam lebih dipengajaran kampus, saya mesti menunggu sampai jam 1 untuk bertemu dosen PA. Tapi keribetanku tak berakhir begitu saja, saya yg belum mendapat 1 matkul wajib terpaksa harus menunggu sampai senin untuk mendapat kepastian kesediaan kelas, padahal besok udah take-off! pfffttt...
Karena tak bisa melakukan KRS penuh, saya terpaksa harus membuat Surat Kuasa sebagai syarat pengambil alihan pengurusan KRS oleh teman saya, pokoknya itu ribet dan selesai kurang lebih 2 jam! ckckck..
Pikiran yang menumpuk menyebabkan perut meraung keras. Saya terpaksa menghabiskan 2 piring Siomay dan segelas es teh. Setelah selesai mengurus surat kuasa, saya menyelesaikan membeli titipan teman-teman saya di Sengata. Titipan mereka ga aneh sih, cuma ga biasa aja. Ada yang nitip Hardisk, ada juga yang nitip kaos bola! mungkin besok-besok ada yang nitip kulkas kali yah?
Setelah malam saya habiskan untuk packing, kepanikan terjadi. Ternyata saya lupa mengambil laundry! mudah-mudahan aja besok laundry-nya buka, soalnya celana saya belum masuk ransel, pfftt...
Dan inilah saya, malam ini dengan tegangnya di kost menunggu detik-detik kepulangan. Ada rasa senang, ada juga rada sedih. Senang karena akhirnya bisa balik dan sedih karena tak bisa bertemu dengannya (?) pfttt...
#30HariBercerita /@ecchisan
Dimulai dari ketelatan bangun yang seharusnya jam 7 pagi menjadi setengah 9 pagi, padahal saya ada janji ngurus KRS jam 9!! Seakan kerasukan setan Tempe Mendol, saya pun melakukan ritual mandi kilat yang hanya berlangsung selama 5 menit! sungguh luarr biasaa..
Setelah disibukkan selama 2 jam lebih dipengajaran kampus, saya mesti menunggu sampai jam 1 untuk bertemu dosen PA. Tapi keribetanku tak berakhir begitu saja, saya yg belum mendapat 1 matkul wajib terpaksa harus menunggu sampai senin untuk mendapat kepastian kesediaan kelas, padahal besok udah take-off! pfffttt...
Karena tak bisa melakukan KRS penuh, saya terpaksa harus membuat Surat Kuasa sebagai syarat pengambil alihan pengurusan KRS oleh teman saya, pokoknya itu ribet dan selesai kurang lebih 2 jam! ckckck..
Pikiran yang menumpuk menyebabkan perut meraung keras. Saya terpaksa menghabiskan 2 piring Siomay dan segelas es teh. Setelah selesai mengurus surat kuasa, saya menyelesaikan membeli titipan teman-teman saya di Sengata. Titipan mereka ga aneh sih, cuma ga biasa aja. Ada yang nitip Hardisk, ada juga yang nitip kaos bola! mungkin besok-besok ada yang nitip kulkas kali yah?
Setelah malam saya habiskan untuk packing, kepanikan terjadi. Ternyata saya lupa mengambil laundry! mudah-mudahan aja besok laundry-nya buka, soalnya celana saya belum masuk ransel, pfftt...
Dan inilah saya, malam ini dengan tegangnya di kost menunggu detik-detik kepulangan. Ada rasa senang, ada juga rada sedih. Senang karena akhirnya bisa balik dan sedih karena tak bisa bertemu dengannya (?) pfttt...
#30HariBercerita /@ecchisan
Thursday, 24 January 2013
Hari Ke-24: Absurd Keduapuluhempat: Tipe Orang Berdasarkan Jenis Sosmednya
Siapa yang tidak tahu Sosmed? bukan, bukan Susmeh Sekseh pemakan kulit bikang, tetapi singkatan dari Sosial Media. Sebuah istilah yang sering dipakai untuk menyebut jejaring sosial seperti facebook, twitter, friendster dkk. Menurut penelitian yang baru saya lakukan belakangan ini (inipun karena dituntut untuk bercerita di 30 hari bercerita, huhu) Orang dapat dikelompokkan berdasarkan tipe Sosmed yang dia pilih. Apa saja tipenya? kita liat setelah pesan-pesan beri- maksud saya inilah contohnya, cekibrot!
1.Pesbukers.
Mungkin diantara semua makhluk Sosmed, tipe inilah yang paling hina. Kenapa? karena tipe yang satu ini cenderung menggunakan BAYD (Bahasa Alay Yang Disempurnakan), memasang photo-photo yang mengganggu sekitarnya, serta men-Update sesuatu yang seharusnya tidak dipublish, misal: "DUuuChh,,, 4Q qUq L4pPPheeeR YawWh??£$!" dan semacamnya. Tipe Pesbukers termasuk tipe yang setia karena ia tidak menggunakan Sosmed yang lain (entah dengan alasan "enakan pake FB" atau karena emang ga ngerti maen twitter) pffftt...
2. Tweeps/Twitter Holic
Nah! tipe ini termasuk tipe yang mainstream, banyak sekali pengguna Sosmed yang satu ini dan sejatinya, tipe Tweeps sangat susah untuk dideskripsikan. Ada pengguna twitter yang Jablay, Butuh kasih sayang gitu lah. Tipe ini biasanya nge-tweet sesuatu yang menarik perhatian, semacam curhat, quote atau penyesalan. Intinya mereka ingin sekali di mention, Jadi bila bertemu mereka di Timeline, cepat-cepatlah di mention sebelum dianggap sombong.. hihi. Ada juga yang Sok Selebtwit, dengan followers yang cuma cetek, mereka sangat jarang membalas mention yang mereka anggap tak penting. Harusnya selebtwit yang baik adalah mereka yang membalas mentionnya, liat tuh @radityadika yang tak sungkan bales tweet followers nya, pfttt...
3. Blogger
Tipe yang satu ini sudah jarang ditemui, keberadaan mereka terancam punah karena semakin tingginya minat orang-orang untuk menggunakan twitter, Kebanyakan pengguna blogger adalah sesepuh internet atau paling enggak mereka yang sudah tak labil lagi, #Uppss kenapa ga labil? karena pengguna blog tidak sekedar "curhat" di jejaring sosial, tetapi mereka lebih ke menulis apa yang ada dikepala mereka, yep, sebuah pemikiran, kritik dan opini seputar apa-apa yang ada di sekitarnya. Contoh blogger sukses adalah Raditya Dika dan Soleh Solihun.
4. Friendster/My Space
Bagi yang belum tahu, kedua Sosmed ini sangat digandrungi pada Zaman dahulu kala, bayangkan saja bahwa Friendster adalah Facebook jaman sekarang dan My Space adalah Twitter. Keberadaan dua jejaring sosial ini hilang bak di telan bumi, Cetarr Membahana! Sekarang, akun Friendster sudah dibeli oleh Mbah Gugel dan beralih fungsi sebagai Game Center. Sedangkan My Space tetap menjadi dirinya sendiri, banyak dari temannya tidak mengetahui apa yang dilakukan My Space sekarang, apakah ia telah berkeluarga? apakah ia telah bangkrut? Wallahu Alam.
5. Kaskuser
Tipe yang satu ini termasuk sesepuh internet juga, sama seperti blogger. Kaskuser kadang dianggap mafia internet, karena hobi mereka yang suka menadahkan barang-barang lewat internet. Kaskuser sangatlah Up-to-date, mereka sangat gemar membagi info-info, baik itu fakta ataupun opini yang berkembang disekitarnya, semacam tempat nongkrong yang sangat digemari, bedanya ini tempat nongkrong khusus penghuni internet. Pfffttt
6. Instagrammer
Instagrammer adalah mereka yang cenderung terobsesi menjadi koki. Kenapa? karena yang mereka post kebanyakan adalah makanan, minuman, makanan, serta photo pribadi. Banyak Instagrammer yang menganggap diri mereka adalah Photographer. Bitch Please, Photographer sejati jarang memakai filter efect alay ataupun blur mode yang ga jelas. Pffttt
7. 9gager/ 1Cakers/Meme
Mereka adalah senimannya internet. Mereka adalah orang-orang yang suka mengangkat kehidupan sekitarnya (semisal yang paling hangat saat ini adalah soal Farhat Abbas) mereka akan mengkritik itu dengan gambar-gambar rage comic, penggunaan meme, bahkan sebuah perumpamaan yang lucu dan terkadang terkesan nyesek. Sebuah ironi yang manis.
8.Soundcloud/Revebnation/Hai!
Tipe pengguna Sosmed yang satu ini adalah mereka yang menyebut diri mereka Penikmat musik, Musisi, atau Musisi Abal-Abal. Hal yang dilakukan? mengupload lagu, mengirim demo, mendengarkan hasil karya musisi lain dan mendownloadnya, udah sih gitu aja.
9.Path/Line/Whatapps/Mig33/Mirc/Dll.
Inilah contoh pengguna sosmed yang sering gonta-ganti jenis sosmed, biasanya berdasarkan sesuatu yang sedang nge-trend sekarang. Kebanyakan pengguna sosmed ini sangat, suka sekali chatting. Mereka bahkan meninggalkan aktifitas lainnya hanya untuk ngechat, atau mencari perhatian. Khusus path, mereka adalah orang-orang yang sudah bosan dengan Facebook, twitter bahkan Instagram. Sama seperti pacaran, Path sering dijadikan pelampiasan pengguna sosmed untuk tempat "curhat". #30HariBercerita /@ecchisan
1.Pesbukers.
Mungkin diantara semua makhluk Sosmed, tipe inilah yang paling hina. Kenapa? karena tipe yang satu ini cenderung menggunakan BAYD (Bahasa Alay Yang Disempurnakan), memasang photo-photo yang mengganggu sekitarnya, serta men-Update sesuatu yang seharusnya tidak dipublish, misal: "DUuuChh,,, 4Q qUq L4pPPheeeR YawWh??£$!" dan semacamnya. Tipe Pesbukers termasuk tipe yang setia karena ia tidak menggunakan Sosmed yang lain (entah dengan alasan "enakan pake FB" atau karena emang ga ngerti maen twitter) pffftt...
2. Tweeps/Twitter Holic
Nah! tipe ini termasuk tipe yang mainstream, banyak sekali pengguna Sosmed yang satu ini dan sejatinya, tipe Tweeps sangat susah untuk dideskripsikan. Ada pengguna twitter yang Jablay, Butuh kasih sayang gitu lah. Tipe ini biasanya nge-tweet sesuatu yang menarik perhatian, semacam curhat, quote atau penyesalan. Intinya mereka ingin sekali di mention, Jadi bila bertemu mereka di Timeline, cepat-cepatlah di mention sebelum dianggap sombong.. hihi. Ada juga yang Sok Selebtwit, dengan followers yang cuma cetek, mereka sangat jarang membalas mention yang mereka anggap tak penting. Harusnya selebtwit yang baik adalah mereka yang membalas mentionnya, liat tuh @radityadika yang tak sungkan bales tweet followers nya, pfttt...
3. Blogger
Tipe yang satu ini sudah jarang ditemui, keberadaan mereka terancam punah karena semakin tingginya minat orang-orang untuk menggunakan twitter, Kebanyakan pengguna blogger adalah sesepuh internet atau paling enggak mereka yang sudah tak labil lagi, #Uppss kenapa ga labil? karena pengguna blog tidak sekedar "curhat" di jejaring sosial, tetapi mereka lebih ke menulis apa yang ada dikepala mereka, yep, sebuah pemikiran, kritik dan opini seputar apa-apa yang ada di sekitarnya. Contoh blogger sukses adalah Raditya Dika dan Soleh Solihun.
4. Friendster/My Space
Bagi yang belum tahu, kedua Sosmed ini sangat digandrungi pada Zaman dahulu kala, bayangkan saja bahwa Friendster adalah Facebook jaman sekarang dan My Space adalah Twitter. Keberadaan dua jejaring sosial ini hilang bak di telan bumi, Cetarr Membahana! Sekarang, akun Friendster sudah dibeli oleh Mbah Gugel dan beralih fungsi sebagai Game Center. Sedangkan My Space tetap menjadi dirinya sendiri, banyak dari temannya tidak mengetahui apa yang dilakukan My Space sekarang, apakah ia telah berkeluarga? apakah ia telah bangkrut? Wallahu Alam.
5. Kaskuser
Tipe yang satu ini termasuk sesepuh internet juga, sama seperti blogger. Kaskuser kadang dianggap mafia internet, karena hobi mereka yang suka menadahkan barang-barang lewat internet. Kaskuser sangatlah Up-to-date, mereka sangat gemar membagi info-info, baik itu fakta ataupun opini yang berkembang disekitarnya, semacam tempat nongkrong yang sangat digemari, bedanya ini tempat nongkrong khusus penghuni internet. Pfffttt
6. Instagrammer
Instagrammer adalah mereka yang cenderung terobsesi menjadi koki. Kenapa? karena yang mereka post kebanyakan adalah makanan, minuman, makanan, serta photo pribadi. Banyak Instagrammer yang menganggap diri mereka adalah Photographer. Bitch Please, Photographer sejati jarang memakai filter efect alay ataupun blur mode yang ga jelas. Pffttt
7. 9gager/ 1Cakers/Meme
Mereka adalah senimannya internet. Mereka adalah orang-orang yang suka mengangkat kehidupan sekitarnya (semisal yang paling hangat saat ini adalah soal Farhat Abbas) mereka akan mengkritik itu dengan gambar-gambar rage comic, penggunaan meme, bahkan sebuah perumpamaan yang lucu dan terkadang terkesan nyesek. Sebuah ironi yang manis.
8.Soundcloud/Revebnation/Hai!
Tipe pengguna Sosmed yang satu ini adalah mereka yang menyebut diri mereka Penikmat musik, Musisi, atau Musisi Abal-Abal. Hal yang dilakukan? mengupload lagu, mengirim demo, mendengarkan hasil karya musisi lain dan mendownloadnya, udah sih gitu aja.
9.Path/Line/Whatapps/Mig33/Mirc/Dll.
Inilah contoh pengguna sosmed yang sering gonta-ganti jenis sosmed, biasanya berdasarkan sesuatu yang sedang nge-trend sekarang. Kebanyakan pengguna sosmed ini sangat, suka sekali chatting. Mereka bahkan meninggalkan aktifitas lainnya hanya untuk ngechat, atau mencari perhatian. Khusus path, mereka adalah orang-orang yang sudah bosan dengan Facebook, twitter bahkan Instagram. Sama seperti pacaran, Path sering dijadikan pelampiasan pengguna sosmed untuk tempat "curhat". #30HariBercerita /@ecchisan
Wednesday, 23 January 2013
Hari Ke-23: Absurd Keduapuluhtiga: 23 a Unique Number
Pernah tahu mitos seputar angka 23? bukan! angka 23 bukan penyebab meledaknya tabung gas elpiji di rumahmu. Angka 23 juga bukan penyebab meningkatnya populasi jomblo di berbagai belahan dunia, tetapi 23 adalah angka yang cukup "unik". Banyak hal berkaitan erat dengan angka yang satu ini, sebagai contoh Manusia memiliki 23 Kromosom, Aksi Mahatma Ghandi bernama "The Salt March" berlangsung selama 23 hari, serta nomer punggung Michael Jordan adalah 23!! Luarr Biasa.
Itu semua belum apa-apa. Seberapa ajaib bilangan 23 sebenarnya erat kaitannya dengan keajaiban diri kita sendiri yang bisa berceloteh banyak hal dengan sistem desimal (0 sampai 9). Bilangan 23 yang banyak diobsesi oleh orang juga dengan jelas tersirat sebagai bagian dari jumlah ayat al-Qur’an yaitu 6236 ayat. Jadi berbeda dengan kebanyakan orang yang mengira jumlah ayat AQ 6666, ayat AQ mushaf Uthmani jumlahnya memang 6236. Kalau dirumuskan, jumlah ayat al-Qur’an ini memang mengandung suatu rumusan menarik :
1001x1x2x3+23x10=6236
Nah disisipkannya bilangan 23 diantara bilangan 66 sebenarnya menjelaskan kaitan erat antara Allah (66) dengan manusia sebagai al-Insan. Lantas apa artinya 23?
Seperti yang dikutip dari blog Explorer 27 (Klik disini) ruas jari manusia adalah 2 dan 3, bahkan bilangan 23 bukanlah suatu misteri kalau kita sadar bahwa ilmu pengetahuan basis desimal , abjad dan alfabet, di desain secara harmonis dengan memperhatikan perbuatan kita kepada makhluk lainnya, perilaku kita dengan alam, dan hubungan kita dengan Allah sebagai Pencipta Makhluk. Semakin membingungkan!!
Angka 23 juga pernah dibahas di film yang kontroversial dengan judul yang sama; 23. Film ini dibintangi oleh Jim Carrey. Di Film tersebut si tokoh yang terobsesi dengan bilangan 23 tertarik dengan sebuah novel serial killer yang judulnya “number 23”. Celakanya orang tersebut nampaknya telah pernah mengalami kehilangan memori sehingga ia justru tidak ingat kalau novel yang dibacanya itu adalah tulisannya sendiri. Berhubung di novel tersebut namanya nama samaran, iapun benar-benar tidak tahu siapa penulisnya dan mencoba mengungkapkannya dengan serius sampai akhirnya rahasia penulis novel itu diungkapkan oleh istrinya sendiri yang sadar kalau si penulis tidak lain adalah suaminya yang masih terobsesi dengan bilangan 23.
Menurut pandangan saya sendiri, angka 23 tidak berkaitan apapun dengan hal ghaib, extraterritorial bahkan satanic. Walaupun 666:2=333 dan 6:2=3. Semua itu adalah misteri yang sepatutnya menjadi misteri, lebih baik tahu daripada tidak sama-sekali, walaupun tak mesti mempercayainya.
Terakhir, saya mengambil quote dari film Number 23 sebagai penutup,
"Be sure your sin will find you out. - Numbers 32:23"
#30HariBercerita /@ecchisan
Itu semua belum apa-apa. Seberapa ajaib bilangan 23 sebenarnya erat kaitannya dengan keajaiban diri kita sendiri yang bisa berceloteh banyak hal dengan sistem desimal (0 sampai 9). Bilangan 23 yang banyak diobsesi oleh orang juga dengan jelas tersirat sebagai bagian dari jumlah ayat al-Qur’an yaitu 6236 ayat. Jadi berbeda dengan kebanyakan orang yang mengira jumlah ayat AQ 6666, ayat AQ mushaf Uthmani jumlahnya memang 6236. Kalau dirumuskan, jumlah ayat al-Qur’an ini memang mengandung suatu rumusan menarik :
1001x1x2x3+23x10=6236
Nah disisipkannya bilangan 23 diantara bilangan 66 sebenarnya menjelaskan kaitan erat antara Allah (66) dengan manusia sebagai al-Insan. Lantas apa artinya 23?
Seperti yang dikutip dari blog Explorer 27 (Klik disini) ruas jari manusia adalah 2 dan 3, bahkan bilangan 23 bukanlah suatu misteri kalau kita sadar bahwa ilmu pengetahuan basis desimal , abjad dan alfabet, di desain secara harmonis dengan memperhatikan perbuatan kita kepada makhluk lainnya, perilaku kita dengan alam, dan hubungan kita dengan Allah sebagai Pencipta Makhluk. Semakin membingungkan!!
Angka 23 juga pernah dibahas di film yang kontroversial dengan judul yang sama; 23. Film ini dibintangi oleh Jim Carrey. Di Film tersebut si tokoh yang terobsesi dengan bilangan 23 tertarik dengan sebuah novel serial killer yang judulnya “number 23”. Celakanya orang tersebut nampaknya telah pernah mengalami kehilangan memori sehingga ia justru tidak ingat kalau novel yang dibacanya itu adalah tulisannya sendiri. Berhubung di novel tersebut namanya nama samaran, iapun benar-benar tidak tahu siapa penulisnya dan mencoba mengungkapkannya dengan serius sampai akhirnya rahasia penulis novel itu diungkapkan oleh istrinya sendiri yang sadar kalau si penulis tidak lain adalah suaminya yang masih terobsesi dengan bilangan 23.
Menurut pandangan saya sendiri, angka 23 tidak berkaitan apapun dengan hal ghaib, extraterritorial bahkan satanic. Walaupun 666:2=333 dan 6:2=3. Semua itu adalah misteri yang sepatutnya menjadi misteri, lebih baik tahu daripada tidak sama-sekali, walaupun tak mesti mempercayainya.
Terakhir, saya mengambil quote dari film Number 23 sebagai penutup,
"Be sure your sin will find you out. - Numbers 32:23"
#30HariBercerita /@ecchisan
Tuesday, 22 January 2013
Hari Ke-22: Absurd Keduapuluhdua: Kiat-kiat menjadi Comic sukses
Hari ini adalah hari yang sangat mengagumkan! yeeeee~ kenapa? karena @Arie_Kriting Comic asal malang untuk pertama kalinya maju sebagai peserta Stand Up Comedy Kompas TV! yeeee~ memang banyak yg tertarik dengan dunia Stand Up Comedy, tapi sebagian besar tak tertarik menjadi Comic, dan hanya sedikit yang bisa menjadi Comic sukses dunia akhirat. Sebagai sesama Comic, saya ingin membagi kiat-kiat menjadi Comic yang sukses, dunia akhirat. Bukannya mayak, saya memang Comic amatir, tapi saya punya chemistry dan Physic sertam Math didalamnya. Daripada lebih ngelantur lebih baik kita buka kiat-kiat menjadi Comic sukses, Cekibrot!
1. Gunakan ciri khas.
Layaknya Penyanyi, seorang Comic harus memiliki ciri khasnya sendiri, entah itu pake kemben atau macak penyanyi hardcore. Yang perlu diingat adalah jangan sampai personamu mengalahkan materimu, bila sampai itu terjadi, maka terjadilah. Kun Faya Kun.
2. Pastikan punya materi.
Materi disini bukanlah duit ataupun barang, melainkan materi berupa bahan untuk dibicarakan. Klo kamu berbakat, materi bukanlah halangan. Klo kamu ga, itu bahaya besar. Ingat! pilihlah materi yang sesuai sitkon, jangan sampai ngebawain materi nge-blue di pengajian anak-anak. pfffttt
3. Belajarlah
Dari semua kiat-kiat tadi, ini lah yang terpenting. Ga ada orang yang terkenal tanpa guru besar dibelakangnya. Banyak-banyaklah sharing dengan Comic-Comic yang sudah punya nama ataupun tidak, bacalah buku-buku yang membahas tentang Standup Comedy (disarankan Kitab Suci Stand Up Comedy by Ramon Papana) dan jangan lupa berdoa kepada Tuhan YME, karena manusia hanya bisa berbuat, Tuhanlah yang menentukan.
Kiat-kiat tadi memang bagus, tapi saya sendiri ga bisa menjalankannya 100% saya sendiri sebagai Comic asli dari sungai Mahakam mesti banyak belajar, belajar untuk menjadi lebih baik, sebuah perubahan. Gerindra! #30HariBercerita /@ecchisan
1. Gunakan ciri khas.
Layaknya Penyanyi, seorang Comic harus memiliki ciri khasnya sendiri, entah itu pake kemben atau macak penyanyi hardcore. Yang perlu diingat adalah jangan sampai personamu mengalahkan materimu, bila sampai itu terjadi, maka terjadilah. Kun Faya Kun.
2. Pastikan punya materi.
Materi disini bukanlah duit ataupun barang, melainkan materi berupa bahan untuk dibicarakan. Klo kamu berbakat, materi bukanlah halangan. Klo kamu ga, itu bahaya besar. Ingat! pilihlah materi yang sesuai sitkon, jangan sampai ngebawain materi nge-blue di pengajian anak-anak. pfffttt
3. Belajarlah
Dari semua kiat-kiat tadi, ini lah yang terpenting. Ga ada orang yang terkenal tanpa guru besar dibelakangnya. Banyak-banyaklah sharing dengan Comic-Comic yang sudah punya nama ataupun tidak, bacalah buku-buku yang membahas tentang Standup Comedy (disarankan Kitab Suci Stand Up Comedy by Ramon Papana) dan jangan lupa berdoa kepada Tuhan YME, karena manusia hanya bisa berbuat, Tuhanlah yang menentukan.
Kiat-kiat tadi memang bagus, tapi saya sendiri ga bisa menjalankannya 100% saya sendiri sebagai Comic asli dari sungai Mahakam mesti banyak belajar, belajar untuk menjadi lebih baik, sebuah perubahan. Gerindra! #30HariBercerita /@ecchisan
Monday, 21 January 2013
Hari Ke-21: Absurd Keduapuluhsatu: #MyRepublikTwitter
Malam ini tak seperti malam-malam biasanya, langit sedikit mendung, tak berbintang, dan ga ada kopi menemani, hanya sebuah gelas berisi kantung teh mengambang. Di kamar sudah berjajar Epen, Din dan Andre, sahabatku. Mereka ingin menghabiskan malam itu dengan menonton film sembari memakan gorengan. Epen, seorang NTT-ers dan paling punya koleksi film terlengkap (termasuk bokep) di antara kami menyarankan film Republik Twitter. Seharusnya malam itu kami tidak menontonnya, karena sejak itu ... semua berubah.
Republik Twitter bercerita tentang mahasiswa Jogja dengan username @lorosukmo yang pergi ke Jakarta demi memenuhi komitmennya dengan seorang cewek dengan username @dyahhanum. Tak disangka, kepergiannya ke Jakarta membuat dia menjadi "The man who have the power to be trendsetter worldwide", dia mampu membuat seseorang yang tak punya nama menjadi Trending Topic yang selalu dibicarakan oleh Jakarta, bahkan Indonesia. Banyak konflik yang terjadi didalamnya, mulai dari percintaan, kebusukan, sampai realita hidup yang selalu kita alami.
Setelah selesai menonton, akupun sadar. Malam itu, Republik Twitter telah mengajariku bahwa "mencintai orang lain apa adanya itu susah, tapi mencintai diri sendiri apa adanya itu lebih susah" sebuah ungkapan yang dalam. Realitanya, banyak orang berubah demi orang yang mereka sayangi, walaupun dalam diri mereka menentang keras. Jadi diri sendiri itu memang sulit, tapi kalau bisa mempertahankan itu semua baru bisa dianggap mengerti dunia. Ada satu quote lagi yang menurutku patut untuk di renungkan bersama "Relasi dan sedikit keberuntungan itu yang penting, IP hanya untuk orang yang tak punya keduanya" Ngejleb enough? #30HariBercerita /@ecchisan
Republik Twitter bercerita tentang mahasiswa Jogja dengan username @lorosukmo yang pergi ke Jakarta demi memenuhi komitmennya dengan seorang cewek dengan username @dyahhanum. Tak disangka, kepergiannya ke Jakarta membuat dia menjadi "The man who have the power to be trendsetter worldwide", dia mampu membuat seseorang yang tak punya nama menjadi Trending Topic yang selalu dibicarakan oleh Jakarta, bahkan Indonesia. Banyak konflik yang terjadi didalamnya, mulai dari percintaan, kebusukan, sampai realita hidup yang selalu kita alami.
Setelah selesai menonton, akupun sadar. Malam itu, Republik Twitter telah mengajariku bahwa "mencintai orang lain apa adanya itu susah, tapi mencintai diri sendiri apa adanya itu lebih susah" sebuah ungkapan yang dalam. Realitanya, banyak orang berubah demi orang yang mereka sayangi, walaupun dalam diri mereka menentang keras. Jadi diri sendiri itu memang sulit, tapi kalau bisa mempertahankan itu semua baru bisa dianggap mengerti dunia. Ada satu quote lagi yang menurutku patut untuk di renungkan bersama "Relasi dan sedikit keberuntungan itu yang penting, IP hanya untuk orang yang tak punya keduanya" Ngejleb enough? #30HariBercerita /@ecchisan
Saturday, 19 January 2013
Hari Ke-20: Absurd Keduapuluh: Tips-Tips KRS
Ga terasa besok sudah hari senin lagi. Bagi mahasiswa UB hari senin besok cuma berarti 1, KRS-an dan Daftar Ulang. Yep, Kampus saya akan bersiap memasuki semester selanjutnya dan yang jelas uang harus pergi bulan ini, Hikz!
Bicara soal KRS, saya punya tips-tips KRS yang baik. Bukan hanya baik, tetapi juga aman untuk dilaksanakan. Berikut adalah tips-tipsnya:
1. Bayarlah terlebih dahulu tagihan yang ada; baik itu SPP, DPP, uang praktikum, bahkan tagihan warteg.
2. Pastikan koneksi internet tersambung. Tips yang satu ini khusus kalian yang KRS -an secara online, serta pastikan pulsa modem ga habis, klo habis cepat cari wi-fi gratis.
3. Teliti kembali matkul yang akan diambil. Pastikan matkul tersebut memang benar adanya, bukan rekayasa ataupun permainan tipuan belaka.
4. Konsultasi dengan Dosen Pembimving. Ini penting! ibarat orang tua, Dosen PA lah yang memberi kamu restu untuk mengambil matkul tersebut, supaya afdol.
5. Terakhir, pastikan semua masalah lain terselesaikan, contoh: hot-stamp ktm, melunasi hutang photocopy kertas teman, sampe biaya bensin. Ini juga penting agar semester depan tetap lancar.
masih kurang yakin dengan tips-tips tadi? berikut beberapa testimony yang saya himpun sebagai bukti, Cekiseot!
"Dulu waktu gue KRS-an, gue ga pernah bisa ngambil matkul full. Berkat tips-tips KRS-an dari amin, dan rutin dilakukan selama 6x, saya bisa ngambil Matkul full! terimakasih amin" -Fariz, pemuda pengidap Halusinogen
"Amin anak yang pintar, suka mencuri ketimun, ayo lekas dihukum jangan diberi ampun." -Sasmi, Penjual tempe bacem yang ga bisa bedain Kancil sama orang.
"Amin, Gerakan Perubahan!" Taufan, dosen yang salah menafsirkan tips KRS sebagai ideologi partai.
Itulah tadi beberapa testimoni terpecaya yang bisa saya himpun untuk menggugah semangat anda. Tips KRS bijak juga bisa didapatkan ditoko buku terdekat, warnet, warteg dan indomaret terdekat. Tunggu apalagi? pesan sekaranf juga dan anda akan mendapatkan bonus 1 set Khozui breast up dengan harga terjangkau, pesan sekarang juga di 083-081-082, atau hibungi Amin Store terdekat. Pajak ditanggung pemenang. #30HariBercerita /@ecchisan
Bicara soal KRS, saya punya tips-tips KRS yang baik. Bukan hanya baik, tetapi juga aman untuk dilaksanakan. Berikut adalah tips-tipsnya:
1. Bayarlah terlebih dahulu tagihan yang ada; baik itu SPP, DPP, uang praktikum, bahkan tagihan warteg.
2. Pastikan koneksi internet tersambung. Tips yang satu ini khusus kalian yang KRS -an secara online, serta pastikan pulsa modem ga habis, klo habis cepat cari wi-fi gratis.
3. Teliti kembali matkul yang akan diambil. Pastikan matkul tersebut memang benar adanya, bukan rekayasa ataupun permainan tipuan belaka.
4. Konsultasi dengan Dosen Pembimving. Ini penting! ibarat orang tua, Dosen PA lah yang memberi kamu restu untuk mengambil matkul tersebut, supaya afdol.
5. Terakhir, pastikan semua masalah lain terselesaikan, contoh: hot-stamp ktm, melunasi hutang photocopy kertas teman, sampe biaya bensin. Ini juga penting agar semester depan tetap lancar.
masih kurang yakin dengan tips-tips tadi? berikut beberapa testimony yang saya himpun sebagai bukti, Cekiseot!
"Dulu waktu gue KRS-an, gue ga pernah bisa ngambil matkul full. Berkat tips-tips KRS-an dari amin, dan rutin dilakukan selama 6x, saya bisa ngambil Matkul full! terimakasih amin" -Fariz, pemuda pengidap Halusinogen
"Amin anak yang pintar, suka mencuri ketimun, ayo lekas dihukum jangan diberi ampun." -Sasmi, Penjual tempe bacem yang ga bisa bedain Kancil sama orang.
"Amin, Gerakan Perubahan!" Taufan, dosen yang salah menafsirkan tips KRS sebagai ideologi partai.
Itulah tadi beberapa testimoni terpecaya yang bisa saya himpun untuk menggugah semangat anda. Tips KRS bijak juga bisa didapatkan ditoko buku terdekat, warnet, warteg dan indomaret terdekat. Tunggu apalagi? pesan sekaranf juga dan anda akan mendapatkan bonus 1 set Khozui breast up dengan harga terjangkau, pesan sekarang juga di 083-081-082, atau hibungi Amin Store terdekat. Pajak ditanggung pemenang. #30HariBercerita /@ecchisan
Hari Ke-19: Absurd Kesembilanbelas: Macam-macam Penikmat Malam minggu
Malam minggu, atau bagi kebanyakan orang disebut sebagai sabtu malam, sebuah hari dimana populasi makhluk bernama Jomblo meningkat, Indomaret dan beberapa minimarket lain kehabisan sabun, serta lambatnya koneksi internet. Sebuah hari yang sangat unik menurutku. Selain jomblo, malam minggu juga dimanfaatkan mereka yang memiliki pasangan untuk nge-date atau selingkuh. Ada juga yang mencoba ngajak gebetan keluar, asal keluarnya didalam aja sih. Menurut KH. Fakhri Satriya, Seorang Alumnus Universitas Gajahduduk, Penikmat malam minggu itu dibagi menjadi beberapa jenis, atara lain:
1. I'm single and very happy.
Tipe manusia satu ini cenderung merasa "tidak apa-apa" ketika malam minggu tiba. Mereka berasumsi bahwa malam minggu itu seperti malam-malam biasanya, hanya saja lebih panjang, tanpa pasangan, dan tanpa teman. pffttt
2. Gamer.
Tipe yang satu ini benar-benar ga peduli soal malam minggu. Jangankan malam minggu, makan, tidur dan buang hajat pun mereka ga peduli, yang paling penting adalah nge-Game. Ciri-ciri makhluk satu ini adalah kantung mata yang melebar, persis seperti pak es-be-ye. Jangan-jangan para gamer adalah fans dari pak es-be-ye? wallahuallam
3. Penikmat.
Tipe penikmat sendiri terbagi atas 2 jenis: penikmat sejati dan penikmat sekunder. Penikmat sejati adalah mereka yang menikmati malam minggunya dengan pasangan, hangout bareng teman, serta mencoba mengajak gebetan keluar. Sedangkan penikmat sekunder adalah mereka yang menghabiskan malam minggu dirumah, tetapi menikmati setiap detik yang terbuang, walau itu perih.
4. Sosmed Freak.
Tipe yang satu ini cukup berbahaya dan sangat mengganggu. Biasanya mereka nge-flood di timeline twitter, sengaja agar menarik perhatian orang lain. Kadang, walau jarang mereka juga nge-flood di facebook, instagram serta friendster.
5. Pendendam
Inilah tipe makhluk yang mesti diwaspadai pada malam minggu. Tipe yang satu ini sangat membenci malam minggu, dia bahkan tak segan memaki pasangan yang mesra-mesraan didepannya. Selain mengumpat, tipe pendendam juga menghabiskan malam minggunya dengan masturbasi, setelah itu dia akan berkata "coba gue punya cewek, pasti ga gini"
Malam minggu memang semestinya dinikmati seperti malam-malam lainnya, jangan pernah mendiskriminasi malam minggu. Ingat! apapun malamnya, minumnya Teh raceek rasa milktea. #30HariBercerita /@ecchisan
1. I'm single and very happy.
Tipe manusia satu ini cenderung merasa "tidak apa-apa" ketika malam minggu tiba. Mereka berasumsi bahwa malam minggu itu seperti malam-malam biasanya, hanya saja lebih panjang, tanpa pasangan, dan tanpa teman. pffttt
2. Gamer.
Tipe yang satu ini benar-benar ga peduli soal malam minggu. Jangankan malam minggu, makan, tidur dan buang hajat pun mereka ga peduli, yang paling penting adalah nge-Game. Ciri-ciri makhluk satu ini adalah kantung mata yang melebar, persis seperti pak es-be-ye. Jangan-jangan para gamer adalah fans dari pak es-be-ye? wallahuallam
3. Penikmat.
Tipe penikmat sendiri terbagi atas 2 jenis: penikmat sejati dan penikmat sekunder. Penikmat sejati adalah mereka yang menikmati malam minggunya dengan pasangan, hangout bareng teman, serta mencoba mengajak gebetan keluar. Sedangkan penikmat sekunder adalah mereka yang menghabiskan malam minggu dirumah, tetapi menikmati setiap detik yang terbuang, walau itu perih.
4. Sosmed Freak.
Tipe yang satu ini cukup berbahaya dan sangat mengganggu. Biasanya mereka nge-flood di timeline twitter, sengaja agar menarik perhatian orang lain. Kadang, walau jarang mereka juga nge-flood di facebook, instagram serta friendster.
5. Pendendam
Inilah tipe makhluk yang mesti diwaspadai pada malam minggu. Tipe yang satu ini sangat membenci malam minggu, dia bahkan tak segan memaki pasangan yang mesra-mesraan didepannya. Selain mengumpat, tipe pendendam juga menghabiskan malam minggunya dengan masturbasi, setelah itu dia akan berkata "coba gue punya cewek, pasti ga gini"
Malam minggu memang semestinya dinikmati seperti malam-malam lainnya, jangan pernah mendiskriminasi malam minggu. Ingat! apapun malamnya, minumnya Teh raceek rasa milktea. #30HariBercerita /@ecchisan
Friday, 18 January 2013
Hari Ke-18: Absurd Kedelapanbelas: Sisi lain sebuah Rokok
"eh sob, bagi rokoknya dong!" kata-kata ini sering sekali terlontar dari mulut orang-orang disekitar kita, entah dia kenal banget sama kita atau malah tidak sama sekali. Ya, mereka butuh rokok. Tapi pernahkah terbayang didalam benakmu jika tidak ada rokok maka kamu tidak akan mengenal orang-orang disekitarmu? Tanpa disadari, rokok telah menjadi alat pertemanan khususnya bagi kaum lelaki. Dengan alesan pinjam korek, mereka saling bercerita satu sama lain, dengan alesan minta sebatang rokok, mereka saling memperkenalkan background mereka. Tapi anehnya, ga semua cowok mau dirokok.
Disisi lain, rokok juga berbahaya bagi kesehatan. Bagai pedang bermata dua, semakin dihisap tidak hanya semakin enak, tetapi juga semakin memperpendek umur. Tapi kenapa masih banyak orang yang merokok? ada yang berpendapat "udah terlanjur, mau gimana lagi?" tidak sedikit juga yang bilang "hidup-hidup gue, apa urusan loe?" dan yang lebih parahnya, sahabat saya pernah berujar seperti ini, "Ngerokok mati, ga ngerokok juga mati. Mending ngerokok aja sampai mati" Jujur, dulu sewaktu SMP, saya adalah perokok aktif, tapi saya dapat berhenti. Terima kasih Bear Brand! sebenarnya semua orang dapat berhenti, hanya saja mereka malas melakukannya. Kenapa? ya ga kenapa-kenapa, mereka hanya malas, malas mengubah sikap dan persepsi mereka terhadap rokok.
Selain hal tadi, rokok juga mempunyai sebuah filosofi yang patut direnungkan. Pemahaman ini saya dapat dari adik teman saya, Zainal, kalo kamu baca post ini, terimakasihku padamu Nal. Rokok itu ibarat hidup, sebatang rokok itu dikotakkan dengan rokok-rokok lainnya dalam suatu tempat yang bernama "dunia". Kita tidak tahu siapa yang bakal mengambil rokoknya, begitu juga pasangan hidup kita, tidak ada yang pernah tahu. Sewaktu si bakar, asap rokok selalu terbang keatas, menandakan kepada Ia lah kita menghadap. Api pada rokok mengibaratkan neraka, yang semakin lama akan semakin dekat dengan diri kita. Sebelum terbakar oleh "api" nya, rokok harus dimatikan, dalam arti lain Thobat. Sebuah filosofi hidup yang sangat besar dari sebatang rokok.
Rokok, sebuah benda kecil yang mengajarkan arti persahabatan, sebuah pemberontakan, dan pelajaran hidup. Jangan pernah remehkan sesuatu, karena bisa jadi sesuatu yg kecil itu berdampak besar kedepannya, Seperti kata dosen saya yang juga menginspirasi saya, Indah Winarni. #30HariBercerita /@ecchisan
Thursday, 17 January 2013
Hari Ke-17: Absurd Ketujuhbelas: Sengata, Se-enggak-ta?
Hari ini, tgl 17 Januari 2013, adalah hari yang cukup menyedihkan. Jakarta mengalami banjir parah, dompet teman saya tertinggal di Kereta, serta tadi pagi saya diserang diare hebat. Tapi hari ini juga merupakan hari yang keren menurut saya. Menang tiket #CampusNite, ditraktir karaoke, bahkan bisa bertemu dengan gebetan. Life is always so simple.
Oh iya, tgl 25 nanti ga terasa saya bakalan balik ke kampung halaman saya, Sengata. Tak terasa sudah 1,5 tahun melanglang buana di Malang tanpa menoleh kekampung halaman. Maklum, harga tiket melambung tinggi, setinggi angan-angan seorang calon pemimpin, pfffttt.
Ngomong-ngomong soal Sengata, tahu ga? ternyata di Sengata terdapat tambang batubara terbesar se Indonesia! yeee~ tepuk tangannya dong! selain itu, Sengata juga merupakan salah satu kota dengan penghasilan terbesar di Indonesia. Maklum, para penduduknya kebanyakan pekerja tambang, sisanya pemilik kelapa sawit, kelapa muda, dan penjual gorengan, wow! it's escalated quickly.
Terus, apa yang membuat Sengata berbeda dengan kota lainnya? mungkin karena bahasanya. Di Kalimantan, khususnya Sengata, kebanyakan diisi oleh pendatang dari berbagai pulau termasuk dari Australia juga. Di kalimantan tidak ada pelajaran bahasa daerah. Kenapa? mungkin karena toleransi yang tinggi terhadap suku-suku lainnya sehingga tanpa sadar sejak dini kami sudah diajari menggunakan bahasa daerah yang baik dan benar. Dan yang lebih mengejutkan? Sengata tidak terdapat di Atlas Indonesia! sedikit miris sih, mungkin ini disebabkan letak Sengata yang berdekatan dengan Bontang. Katanya sih sekarang sudah dimuat di Atlas, Who knows?
Sepertinya itu dulu seputar kota saya, Sengata. Sebuah kota kecil dengan penghasilan yang mengalahkan kota besar lainnya. Sebuah kota yang patut dikenang, karena kota inilah tempat pertamakali saya lahir kedunia, seorang amin, sebuah perubahan. Nasdem! #30HariBercerita /@ecchisan
Oh iya, tgl 25 nanti ga terasa saya bakalan balik ke kampung halaman saya, Sengata. Tak terasa sudah 1,5 tahun melanglang buana di Malang tanpa menoleh kekampung halaman. Maklum, harga tiket melambung tinggi, setinggi angan-angan seorang calon pemimpin, pfffttt.
Ngomong-ngomong soal Sengata, tahu ga? ternyata di Sengata terdapat tambang batubara terbesar se Indonesia! yeee~ tepuk tangannya dong! selain itu, Sengata juga merupakan salah satu kota dengan penghasilan terbesar di Indonesia. Maklum, para penduduknya kebanyakan pekerja tambang, sisanya pemilik kelapa sawit, kelapa muda, dan penjual gorengan, wow! it's escalated quickly.
Terus, apa yang membuat Sengata berbeda dengan kota lainnya? mungkin karena bahasanya. Di Kalimantan, khususnya Sengata, kebanyakan diisi oleh pendatang dari berbagai pulau termasuk dari Australia juga. Di kalimantan tidak ada pelajaran bahasa daerah. Kenapa? mungkin karena toleransi yang tinggi terhadap suku-suku lainnya sehingga tanpa sadar sejak dini kami sudah diajari menggunakan bahasa daerah yang baik dan benar. Dan yang lebih mengejutkan? Sengata tidak terdapat di Atlas Indonesia! sedikit miris sih, mungkin ini disebabkan letak Sengata yang berdekatan dengan Bontang. Katanya sih sekarang sudah dimuat di Atlas, Who knows?
Sepertinya itu dulu seputar kota saya, Sengata. Sebuah kota kecil dengan penghasilan yang mengalahkan kota besar lainnya. Sebuah kota yang patut dikenang, karena kota inilah tempat pertamakali saya lahir kedunia, seorang amin, sebuah perubahan. Nasdem! #30HariBercerita /@ecchisan
Wednesday, 16 January 2013
Hari Ke-16: Absurd Keenambelas: First Coffee in Malang
Kopi, Kopi itu hitam.. Hitam seperti malam
tak berbintang, tak berketombe.
Apa hubungannya kopi sama ketombe? mungkin tadi pagi keramas ga pake sunsilk.
Terus kenapa mesti minum kopi? kenapa ga minum es teh atau teh raceek? kesel, ga ada duit dan didapur cuma ada kopi... terus kenapa emangnya?
Absurd, itu yg aku rasakan. Manis, itu rasa gula. Pahit, soalnya kopinya kurang gula.
Kenapa dengan semua ini? kenapa susah banget untuk bercerita di malam ini? mungkin karena kehabisan ide atau kehabisan kopi. Mari kita bikin kopi lagi. #30HariBercerita /@ecchisan
tak berbintang, tak berketombe.
Apa hubungannya kopi sama ketombe? mungkin tadi pagi keramas ga pake sunsilk.
Terus kenapa mesti minum kopi? kenapa ga minum es teh atau teh raceek? kesel, ga ada duit dan didapur cuma ada kopi... terus kenapa emangnya?
Absurd, itu yg aku rasakan. Manis, itu rasa gula. Pahit, soalnya kopinya kurang gula.
Kenapa dengan semua ini? kenapa susah banget untuk bercerita di malam ini? mungkin karena kehabisan ide atau kehabisan kopi. Mari kita bikin kopi lagi. #30HariBercerita /@ecchisan
Tuesday, 15 January 2013
Hari Ke-15: Absurd Kelimabelas: Thanks A Lot NY
Ingin rasanya mata ini mengeluarkan air mata, tak terasa sudah 3 hari lebih kami menghabiskan waktu di NewYorkarto Diningrat; Sebutan lain kota Jogja, penghasil gudeg, juga sarkem. Malam keberangkatan tambah spesial ketika pulang kembali ke Malang menaiki Malioboro Express, kelas Executive. Mungkin klo bisa kecirit, udah kecirit dari tadi.
Memang ini kali kedua kami (baca: Andre, Din dan Tolo) ke Jogjakarta, tapi ini adalah pengalaman berbeda dari Jogja-Jogja sebelumnya. Dulu kami menaiki mobil avanza kepunyaan andre dan menginap di guest house Perwira TNI, tapi sekarang? kami mengalami hal yg 180% terbalik. Kami harus berangkat ke Surabaya dulu sebelum ke Jogjakarta. Setelah sampai di Lempuyangan, kami berjalan kaki melewati Malioboro sebelum sampai di Losement terdekat, betul-betul backpacker!
Besoknya kami langsung check-out dan mencari penyewaan motor terdekat untuk mengelilingi kota Jogja, setelah itu kami beristirahat sejenak di rumah Pakdenya Ghandung. Besoknya kami melanjutkan perjalanan. Kebingungan karena tidak punya tempat bernaung, Paman Nadia menyewakan kami Guest House didaerah merbabu selama 2 hari! TV, Ac, serta Kamar mandi dalam membuat kami serasa menemukan surga dunia tang didapat secara gratis, tis, tis, tis.
Semua moment perjalanan ini akan terus kukenang, walaupun selanjutnya aku akan pergi ke Jogja lagi, tapi setiap perjalanan pasti memiliki pengalaman berbeda. Besok-besok ada apa lagi ya? #30HariBercerita /@ecchisan
Memang ini kali kedua kami (baca: Andre, Din dan Tolo) ke Jogjakarta, tapi ini adalah pengalaman berbeda dari Jogja-Jogja sebelumnya. Dulu kami menaiki mobil avanza kepunyaan andre dan menginap di guest house Perwira TNI, tapi sekarang? kami mengalami hal yg 180% terbalik. Kami harus berangkat ke Surabaya dulu sebelum ke Jogjakarta. Setelah sampai di Lempuyangan, kami berjalan kaki melewati Malioboro sebelum sampai di Losement terdekat, betul-betul backpacker!
Besoknya kami langsung check-out dan mencari penyewaan motor terdekat untuk mengelilingi kota Jogja, setelah itu kami beristirahat sejenak di rumah Pakdenya Ghandung. Besoknya kami melanjutkan perjalanan. Kebingungan karena tidak punya tempat bernaung, Paman Nadia menyewakan kami Guest House didaerah merbabu selama 2 hari! TV, Ac, serta Kamar mandi dalam membuat kami serasa menemukan surga dunia tang didapat secara gratis, tis, tis, tis.
Semua moment perjalanan ini akan terus kukenang, walaupun selanjutnya aku akan pergi ke Jogja lagi, tapi setiap perjalanan pasti memiliki pengalaman berbeda. Besok-besok ada apa lagi ya? #30HariBercerita /@ecchisan
Monday, 14 January 2013
Hari Ke-14: Absurd Keempatbelas: Dwi-minggu dari Solo
Malam ini spesial beh! kami (anak-anak Malang yg nginep di Jogja) kedatangan Dulur (yg menurut bahasa Jawa berarti saudara) dari Solo! Mas Hafiz dari UNS Solo. Kami berkenalan sewaktu event IESA kemaren. Ternyata bener kata sebagian orang, Komunitas bisa membawa persaudaraan.
Sarkem, Malioboro, Kraton, mana lagi tempat yg belum kami datangi?? Mas Hafiz menunjukkan sisi lain Jogja, membawakan kami serabi notosuman, serta membahas kebudayaan Jawa. Saya yg bukan merasa orang Jawa jadi bangga mempunyai saudara Jawa. Legi!
Sepertinya itu saja yg akan saya tulis, malam masih panjang, Kopi joss masih hangat, dan masih banyak yg ingin diceritakan. #30HariBercerita /@ecchisan
Sarkem, Malioboro, Kraton, mana lagi tempat yg belum kami datangi?? Mas Hafiz menunjukkan sisi lain Jogja, membawakan kami serabi notosuman, serta membahas kebudayaan Jawa. Saya yg bukan merasa orang Jawa jadi bangga mempunyai saudara Jawa. Legi!
Sepertinya itu saja yg akan saya tulis, malam masih panjang, Kopi joss masih hangat, dan masih banyak yg ingin diceritakan. #30HariBercerita /@ecchisan
Sunday, 13 January 2013
Hari ke-13: Absurd Ketigabelas: Circle K, Circle my Life
Malam ini aku masih ga bisa percaya, nginep di kamar dengan shower, tv, ac dan itu gratis. Belum lagi makanan yang tak berhenti datang ke kamar. Yah, walaupun itu hasil beli sendiri sih, but still, I've found the heaven on the earth. Tapi kok bisa? padahal khan aku ga punya keluarga dan kerabat di jogja, mungkin ini berkah dari yg diatas *ngeliat keatas, cuma ada tukang cat* #KemudianHeningSeheningHeningnya
Dari semua hal diatas, yang jadi pertanyaan adalah darimana semua hal itu? awalnya sih ada salah satu temanku yang menelpon pamannya. Kemudian kami dibawa ke salah satu sudut keramaian Jogja. Sesampainya di rumah pamannya, kami diajak ketempat peristirahatan. Mulai timbul pertanyaan, kok ga tidur di rumahnya? ternyata kami ditaruh di guest house kepunyaan pamannya. Sebuah surga pribadi menurutku, dan itu gratis, tis, tis, tis.
Selama 20 tahun aku hidup, ga pernah sekalipun nginep (apalagi masuk guest house) yang punya shower di kamar mandinya, paling bagus juga kamar mandinya dalam. Dan itu didapat secara gratis! semacam dapat durian runtuh, sakit ngeliat ironinya, tapi enak sih. Untung aja waktu Showeran ga ejakulasi saking enaknya.
Dan yg lebih parahnya guest house yg kutempati sekarang berseberangan ama Circle K! semakin membuat gemetar aja. Circle K semacam Indomaret atau Alfamaret, tapi ada tempat nongkrong dan beraneka ragam makanan cepat sajinya. Indomaret + McD = Circle K?! #30HariBercerita /@ecchisan
Dari semua hal diatas, yang jadi pertanyaan adalah darimana semua hal itu? awalnya sih ada salah satu temanku yang menelpon pamannya. Kemudian kami dibawa ke salah satu sudut keramaian Jogja. Sesampainya di rumah pamannya, kami diajak ketempat peristirahatan. Mulai timbul pertanyaan, kok ga tidur di rumahnya? ternyata kami ditaruh di guest house kepunyaan pamannya. Sebuah surga pribadi menurutku, dan itu gratis, tis, tis, tis.
Selama 20 tahun aku hidup, ga pernah sekalipun nginep (apalagi masuk guest house) yang punya shower di kamar mandinya, paling bagus juga kamar mandinya dalam. Dan itu didapat secara gratis! semacam dapat durian runtuh, sakit ngeliat ironinya, tapi enak sih. Untung aja waktu Showeran ga ejakulasi saking enaknya.
Dan yg lebih parahnya guest house yg kutempati sekarang berseberangan ama Circle K! semakin membuat gemetar aja. Circle K semacam Indomaret atau Alfamaret, tapi ada tempat nongkrong dan beraneka ragam makanan cepat sajinya. Indomaret + McD = Circle K?! #30HariBercerita /@ecchisan
Saturday, 12 January 2013
Hari ke-12: Absurd Keduabelas: Road to Newyorkarto
"Jogja-jogja~ Kota Istimewa, Orang-orangnya~ Juga Istimewa..."
Alunan lagu yg keluar dari mp3 secondhand itu semakin menambah kekangenan ku akan Kota Jogja, kota sejuta kenangan. Jujur, saya bukan orang yg berdarah jawa atau memiliki keluarga jawa. Tapi Jogjakarta berkata lain, kota ini membuatku bangga akan budaya jawa, akan Indonesia.
Tak terasa sudah kedua kalinya aku melangkahkan kaki ke kota ini. Pengalaman pertama ke Jogja sudah cukup membuatku kangen ingin mengulang kenangan itu untuk kedua kalinya. Yang berbeda hanyalah kendaraannya saja, dulu pake mobil sekarang menggunakan kereta api. Ibaratnya sudah cukup bersenang-senangnya, sekarang ingin merasakan Jogja dari sudut pandang lainnya.
Tak terasa kereta api telah melewati sebagian Jawa Timur dan akan segera melangkah ke Jawa Tengah, setelahnya Jogja. Harapanku hanyalah perjalanan ini tak hanya membawa cerita hura-hura yg terkesan berlebihan, tetapi juga sebuah kenangan yang tak bisa terlupakan. Jogja my Newyorkarto Diningrat. #30HariBercerita /@ecchisan
Alunan lagu yg keluar dari mp3 secondhand itu semakin menambah kekangenan ku akan Kota Jogja, kota sejuta kenangan. Jujur, saya bukan orang yg berdarah jawa atau memiliki keluarga jawa. Tapi Jogjakarta berkata lain, kota ini membuatku bangga akan budaya jawa, akan Indonesia.
Tak terasa sudah kedua kalinya aku melangkahkan kaki ke kota ini. Pengalaman pertama ke Jogja sudah cukup membuatku kangen ingin mengulang kenangan itu untuk kedua kalinya. Yang berbeda hanyalah kendaraannya saja, dulu pake mobil sekarang menggunakan kereta api. Ibaratnya sudah cukup bersenang-senangnya, sekarang ingin merasakan Jogja dari sudut pandang lainnya.
Tak terasa kereta api telah melewati sebagian Jawa Timur dan akan segera melangkah ke Jawa Tengah, setelahnya Jogja. Harapanku hanyalah perjalanan ini tak hanya membawa cerita hura-hura yg terkesan berlebihan, tetapi juga sebuah kenangan yang tak bisa terlupakan. Jogja my Newyorkarto Diningrat. #30HariBercerita /@ecchisan
Friday, 11 January 2013
Hari ke-11: Absurd Kesebelas: ESA, keluargaku
Tepat hari ini, masa jabatanku sebagai salah satu staff di Himaprodi Sastra Inggris: ESA berakhir. Tak terasa sudah setahun berlalu. Banyak keluh kesah yang kulalui. Marah perkara salah sebut atau salah sikap menjadi hal yang lucu jika kukenang sekarang ini. Penyesalan memang datang belakangan, karena itulah manusia bisa lebih memaknai hidupnya. Sayang, aku ga bisa lagi ber-absurd ria dengan @fakhriadista :(
Sebuah pencapaian yang luar biasa menurutku. Bukannya sok Gudang Garam International atau apa, tapi inilah yang kurasakan sekarang. Dulu aku bukan siapa-siapa, bahkan setelah mengkonsumsi sosis sonice selama 3 bulan pun aku masih bukan siapa-siapa. Walaupun aku bukan seorang photographer, tapi berkat kepanitiaan dan ESA, aku sedikit belajar menjadi photographer. Aku memang bukan seorang Cinematographer, tapi berkat ESA, aku mencintai Cinematography. Banyak hal lain yang ku pelajari dan tak bisa kusebutkan satu-persatu, mungkin klo disebutin bakal jadi kitab suci.
ESA bagiku sudah seperti MLM. Memang ESA tak memberikan aku mobil mewah atau kapal pesiar, tapi aku mendapat banyak link, teman, sahabat sampai saudara. Ya, semacam downline lah. Mungkin kalau orang belum pernah bekerjasama denganku akan menilai bahwa aku adalah orang yang 120% absurd tanpa tujuan yang jelas, tapi kalau mereka sudah mengenalku, mereka pasti akan berkata lain. Amin adalah Absurd yg mempunyai visi, kurang ngerti maksudnya apa.
ESA adalah rumah kedua bagiku, bukan sekedar himpunan yang numpang lewat. Disitulah aku menimba ilmu dan merasakan kehangatan kekeluargaan yang tidak kau dapatkan di organisasi berbau politik. Bukannya sok suci atau Heckler Politik, tapi saya memang menghindari hal tersebut. Bukankah memang begitu kodratnya? #30HariBercerita /@ecchisan
Sebuah pencapaian yang luar biasa menurutku. Bukannya sok Gudang Garam International atau apa, tapi inilah yang kurasakan sekarang. Dulu aku bukan siapa-siapa, bahkan setelah mengkonsumsi sosis sonice selama 3 bulan pun aku masih bukan siapa-siapa. Walaupun aku bukan seorang photographer, tapi berkat kepanitiaan dan ESA, aku sedikit belajar menjadi photographer. Aku memang bukan seorang Cinematographer, tapi berkat ESA, aku mencintai Cinematography. Banyak hal lain yang ku pelajari dan tak bisa kusebutkan satu-persatu, mungkin klo disebutin bakal jadi kitab suci.
ESA bagiku sudah seperti MLM. Memang ESA tak memberikan aku mobil mewah atau kapal pesiar, tapi aku mendapat banyak link, teman, sahabat sampai saudara. Ya, semacam downline lah. Mungkin kalau orang belum pernah bekerjasama denganku akan menilai bahwa aku adalah orang yang 120% absurd tanpa tujuan yang jelas, tapi kalau mereka sudah mengenalku, mereka pasti akan berkata lain. Amin adalah Absurd yg mempunyai visi, kurang ngerti maksudnya apa.
ESA adalah rumah kedua bagiku, bukan sekedar himpunan yang numpang lewat. Disitulah aku menimba ilmu dan merasakan kehangatan kekeluargaan yang tidak kau dapatkan di organisasi berbau politik. Bukannya sok suci atau Heckler Politik, tapi saya memang menghindari hal tersebut. Bukankah memang begitu kodratnya? #30HariBercerita /@ecchisan
Thursday, 10 January 2013
Hari ke-10: Absurd Kesepuluh: Menginjak Neraka
Malam ini udara dingin begitu menusuk, sangat dalam, sampai aku tak sadar akan masalah yang kuhadapi. Suara lantang penjaja kopi semakin menambah kelengkapan malam. Jari-jemari menari indah mengetuk setiap tombol keyboard, tak terasa sejam berlalu sejak aku membuka laptop. Letih memang, tapi bukan nya itu lebih baik daripada tidak ikut UAS? "mau tidak mau tugas itu harus selesai malam ini juga!" gumamku. Kopi yang tak kunjung datang semakin menambah daftar kekesalanku malam itu. Semakin larut bukannya semakin membuatku mengerti akan tugas yang kuhadapi, melainkan semakin memperburuk apa yang sudah kurencanakan tadi pagi. Tidak ada yang bisa disalahkan, ini semua bukan perkara tugas, atau perkara kopi. Aku hanya ingin marah malam ini.
Malam tak lagi sendiri, begitupun denganku
Malam itu sebuah sms menyadarkanku, aku telah dewasa, siap ataupun tidak. Berkepala dua mungkin membuat sebagian orang ngeri. Mereka menganggap diri mereka tidak siap melepas masa-masa belasan mereka, sebuah hal lucu menurutku. Malam itu aku tak lagi mengumpat akan tugasku, semua menjadi lebih tenang sekarang. Seakan-akan awan badai telah pergi menjauh dari langit malam itu. Apa ini efek sms? kurasa tidak. Ini bukan soal hal sepele seperti "selamat ulang tahun" yang tertera jelas di layar handphone, ini lebih dari itu. Ini soal memaknai hidup yang telah berpindah ke tempat yang baru, sebuah tantangan yang harus dijalani, a whole new level.
Terkadang muncul suatu perasaan mengganjal saat mencoba memberi nasihat kepada orang sekitarku. "aku bukan orang yang baik. Lantas, kenapa aku berani bilang kalau dia salah?" pikirku dalam hati. "atau ini akibat umurku yang menginjak 20?" lanjutku. Inilah yang kutakutkan, aku mulai larut dalam kondisi yang serba heran. Aku yakin tak ada yang salah akan angka 20, ini lebih kearah sok bijak. Langit memang tak diliputi oleh awan badai, tapi langit tetap tak berbintang malam ini. Perasaan yang bertumpuk malam ini membuat kaki ku seakan menginjak neraka. Terkesan ngeri, tapi lebih seperti penebusan dosa bagiku. Layaknya mahasiswa yang terus merevisi tugasnya demi sebuah kata iya. #30HariBercerita /@ecchisan
Malam tak lagi sendiri, begitupun denganku
Malam itu sebuah sms menyadarkanku, aku telah dewasa, siap ataupun tidak. Berkepala dua mungkin membuat sebagian orang ngeri. Mereka menganggap diri mereka tidak siap melepas masa-masa belasan mereka, sebuah hal lucu menurutku. Malam itu aku tak lagi mengumpat akan tugasku, semua menjadi lebih tenang sekarang. Seakan-akan awan badai telah pergi menjauh dari langit malam itu. Apa ini efek sms? kurasa tidak. Ini bukan soal hal sepele seperti "selamat ulang tahun" yang tertera jelas di layar handphone, ini lebih dari itu. Ini soal memaknai hidup yang telah berpindah ke tempat yang baru, sebuah tantangan yang harus dijalani, a whole new level.
Terkadang muncul suatu perasaan mengganjal saat mencoba memberi nasihat kepada orang sekitarku. "aku bukan orang yang baik. Lantas, kenapa aku berani bilang kalau dia salah?" pikirku dalam hati. "atau ini akibat umurku yang menginjak 20?" lanjutku. Inilah yang kutakutkan, aku mulai larut dalam kondisi yang serba heran. Aku yakin tak ada yang salah akan angka 20, ini lebih kearah sok bijak. Langit memang tak diliputi oleh awan badai, tapi langit tetap tak berbintang malam ini. Perasaan yang bertumpuk malam ini membuat kaki ku seakan menginjak neraka. Terkesan ngeri, tapi lebih seperti penebusan dosa bagiku. Layaknya mahasiswa yang terus merevisi tugasnya demi sebuah kata iya. #30HariBercerita /@ecchisan
Wednesday, 9 January 2013
Hari ke-9: Absurd Kesembilan: Coklat? Mmmm
Hampir semua orang di dunia ini suka akan coklat. Ya, coklat. benda kecil dengan rasa lembut yang langsung lumer dimulut dan menimbulkan efek ketenangan batin. Coklat hadir dalam berbagai bentuk, rasa serta cara menikmatinya. Tua, muda, kaya, serta miskin menyukai coklat. Tapi apa sebenarnya coklat itu sendiri? dan kenapa memberi efek sebesar itu?
Coklat berasal dari jenis tumbuhan kakao, yang pada masa lampaunya digunakan oleh rakyat maya. Mereka menyeduh bubuk kakao dengan air tanpa gula. Coklat lalu dibawa oleh orang barat ke tanah Eropa. Mereka yang meminumnya heran, kenapa suku maya suka dengan minuman sepahit itu. Lalu, para bangsawan menambahkan gula kedalam coklat tadi. Tanpa diduga, rasanya enak. Coklat kemudian menjadi minuman kerajaan dan hanya bisa dinikmati segelintir orang, berbeda dengan sekarang.
Lalu apa yg membuat coklat sampai sekarang digandungi? mungkin karena efek "membahagiakan" yang muncul ketika mengkonsumsinya. Coklat berisi zat
endorfin yang mampu membuat mood seseorang menjadi tenang dan senang, zat yang sama yang menimbulkan perasaan jatuh cinta. Jadi jangan heran kalau banyak orang menghilangkan stress nya dengan mengkonsumsi coklat. At least, they know how to make themself happy.
Mengkonsumsi coklat dalam jumlah besar tidak membahayakan tubuh. Hanya saja, coklat mengandung lemak yg lebih tinggi daripada buah apapun. Silahkan memilih, ingin tubuh ideal tapi sering stress, atau bahagia tapi obesitas. #30HariBercerita /@ecchisan
Coklat berasal dari jenis tumbuhan kakao, yang pada masa lampaunya digunakan oleh rakyat maya. Mereka menyeduh bubuk kakao dengan air tanpa gula. Coklat lalu dibawa oleh orang barat ke tanah Eropa. Mereka yang meminumnya heran, kenapa suku maya suka dengan minuman sepahit itu. Lalu, para bangsawan menambahkan gula kedalam coklat tadi. Tanpa diduga, rasanya enak. Coklat kemudian menjadi minuman kerajaan dan hanya bisa dinikmati segelintir orang, berbeda dengan sekarang.
Lalu apa yg membuat coklat sampai sekarang digandungi? mungkin karena efek "membahagiakan" yang muncul ketika mengkonsumsinya. Coklat berisi zat
endorfin yang mampu membuat mood seseorang menjadi tenang dan senang, zat yang sama yang menimbulkan perasaan jatuh cinta. Jadi jangan heran kalau banyak orang menghilangkan stress nya dengan mengkonsumsi coklat. At least, they know how to make themself happy.
Mengkonsumsi coklat dalam jumlah besar tidak membahayakan tubuh. Hanya saja, coklat mengandung lemak yg lebih tinggi daripada buah apapun. Silahkan memilih, ingin tubuh ideal tapi sering stress, atau bahagia tapi obesitas. #30HariBercerita /@ecchisan
Tuesday, 8 January 2013
Hari ke-8: Absurd Kedelapan: Goban, Manusia tapi Robot
"Goban, Goban.. Manusia tapi robot.. Goban" dulu waktu saya kecil lagu ini lebih mudah dicerna daripada bubur kacang merah milna. Pernah suatu sore hari ketika matahari masih terbit dari timur, saya merelakan sehari untuk bolos mengaji demi menonton film goban. Kalau sekarang? anak-anak sekarang lebih milih bolos demi boyband dibawah umur yg belum sunat, sungguh berbeda.
Sebenarnya pengen bahas apaan sih? kembali lagi ke masalah Goban, saya rasa superhero satu ini multi-talent banget. bagaimana enggak? selain bisa berubah jadi robot, dia juga bisa nari serta surfing di sepeda motornya. Mungkin klo dulu ada IMB, klanting ga bakalan keluar sebagai pemenang. Goban juga pekerjaan nya ga jelas, dia kerja sambilan di peternakan kuda, tapi kadang izin buat ngebantai musuh. Yang bikin heran, klo gaji jadi pembasmi kejahatan lebih besar, kenapa masih jaga peternakan? semacam sodaqoh mungkin.
Tidak hanya sang Goban yang absurd, bahkan musuhnya pun tak kalah absurdnya. Masih terngiang dikepala saat sang boss penjahat menyuruh anak buahnya untuk menyeret goban kedunia lain. Apa untungnya coba? kalau mau menyeret goban kedunia lain, cukup daftarin ke Trans 7 aja. Goban juga ga mau kalah. ia menunggangi naga nya demi menumpas beberapa pesawat kecil mirip star wars. Yah, lebih baik sih daripada naga terbang Indosiar.
Goban juga sepertinya mempunyai keterbelakangan mental, ia mencintai seorang wanita yang selalu memakai helm. Ya, pakai helm. Mungkin ia trauma akan suatu hal. Tapi bukan hanya itu, si Mary ini (nama si cewek yang pakai helm) bisa berubah jadi burung (?) hal yang lumayan aneh menurutku. Setidaknya Goban ga pernah di PHP atau ngalamin LDR.
Moral yang bisa diambil dari seorang Goban adalah: apapun yang kamu lakukan, entah kamu itu penjaga peternakan kuda, kamu harus bisa jadi seorang superhero yang pandai menari sembari menaiki naga terbang. Udah sih gitu aja. #30HariBercerita /@ecchisan
Sebenarnya pengen bahas apaan sih? kembali lagi ke masalah Goban, saya rasa superhero satu ini multi-talent banget. bagaimana enggak? selain bisa berubah jadi robot, dia juga bisa nari serta surfing di sepeda motornya. Mungkin klo dulu ada IMB, klanting ga bakalan keluar sebagai pemenang. Goban juga pekerjaan nya ga jelas, dia kerja sambilan di peternakan kuda, tapi kadang izin buat ngebantai musuh. Yang bikin heran, klo gaji jadi pembasmi kejahatan lebih besar, kenapa masih jaga peternakan? semacam sodaqoh mungkin.
Tidak hanya sang Goban yang absurd, bahkan musuhnya pun tak kalah absurdnya. Masih terngiang dikepala saat sang boss penjahat menyuruh anak buahnya untuk menyeret goban kedunia lain. Apa untungnya coba? kalau mau menyeret goban kedunia lain, cukup daftarin ke Trans 7 aja. Goban juga ga mau kalah. ia menunggangi naga nya demi menumpas beberapa pesawat kecil mirip star wars. Yah, lebih baik sih daripada naga terbang Indosiar.
Goban juga sepertinya mempunyai keterbelakangan mental, ia mencintai seorang wanita yang selalu memakai helm. Ya, pakai helm. Mungkin ia trauma akan suatu hal. Tapi bukan hanya itu, si Mary ini (nama si cewek yang pakai helm) bisa berubah jadi burung (?) hal yang lumayan aneh menurutku. Setidaknya Goban ga pernah di PHP atau ngalamin LDR.
Moral yang bisa diambil dari seorang Goban adalah: apapun yang kamu lakukan, entah kamu itu penjaga peternakan kuda, kamu harus bisa jadi seorang superhero yang pandai menari sembari menaiki naga terbang. Udah sih gitu aja. #30HariBercerita /@ecchisan
Monday, 7 January 2013
Hari ke-7: Absurd Ketujuh: 7 isn't always lucky number
Hari ini tak seperti hari lainnya. Yep! hari ketujuh dari bulan Januari ini telah membuat seorang Capricorn bangga telah dilahirkan. Tanggal 7 ini tepatnya maghrib, seorang paling absurd telah dilahirkan dan membuat dunia tercengang. Dialah sang Akhmad Al-Amin, pemuda asli Kalimantan yang mencoba mengerti dunia.
Tak terasa sudah 20 tahun berlalu, pemuda ini telah melalui berbagai hal, SD, SMP, SMK dan sekarang masih terus bergelut dengan perkuliahan. Sedih, senang, susah, mudah, canda, tawa, iri, dengki, kemenangan dan kekalahan. Rasa itulah yang telah membuat dan membentuk seorang Amin sampai saat ini. Cinta? ia juga pernah merasakannya. Penghianatan dan perasaan kehilangan? dia pun pernah merasakannya.
Keluarganya bukan berasal dari keturunan yang kaya, hidupnya sederhana namun lebih dari berkecukupan. Memiliki seorang ibu yang lebih sebagai kepala keluarga dibanding ayah sendiri membuat ia lebih mengerti arti kehilangan dari siapapun disekitarnnya. Amin mungkin orang yang polos, maklum ia berasal dari daerah terpencil. Kepolosan inilah yang sering membuatnya percaya kepada hal yang disekitarnya, walau ia mengerti semua hal itu tak bisa dipercayai. Ya, ia hanya ingin percaya.
Penghianatan sering membuatnya sukar untuk mempercayai orang yang sama kedua kalinya. Pertengkaran dan konflik yang terjadi dalam dirinya membuat is yakin hidupnya yang keras ini merupakan hal harus dilakui, suka atau tidak. Ia percaya hidupnya adalah ia sendiri yang tentukan, bukan siapapun, bukan guru ataupun kedua orang tuanya. Walaupun ia mengerti bahwa orang tuanya lah yang membiayai masa depannya.
Tidak semua orang suka dengan Amin, banyak pula yang merasa ia adalah bukan siapa-siapa. Kecintaannya dalam organisasi sering disalah artikan sebagai sebuah pencitraan. "Dia khan ga bisa apa-apa, mana mungkin dia mampu?" kata-kata itu yang mungkin sering ia dengar dari sekelilingnya. Tapi biarkan waktu yang menjawab, toh belum tentu yang ia lakukan salah.
7 memang bukan selalu nomer keberuntungan, 7 bukan selalu mencerminkan sesuatu yang baik. Ia terus mengikuti apa yang ia percayai sampai saat ini. Masturbasi? semua orang pasti pernah melakukannya, hanya dia berlebihan saja. siapa yang tau esok hari? #30HariBercerita /@ecchisan
Tak terasa sudah 20 tahun berlalu, pemuda ini telah melalui berbagai hal, SD, SMP, SMK dan sekarang masih terus bergelut dengan perkuliahan. Sedih, senang, susah, mudah, canda, tawa, iri, dengki, kemenangan dan kekalahan. Rasa itulah yang telah membuat dan membentuk seorang Amin sampai saat ini. Cinta? ia juga pernah merasakannya. Penghianatan dan perasaan kehilangan? dia pun pernah merasakannya.
Keluarganya bukan berasal dari keturunan yang kaya, hidupnya sederhana namun lebih dari berkecukupan. Memiliki seorang ibu yang lebih sebagai kepala keluarga dibanding ayah sendiri membuat ia lebih mengerti arti kehilangan dari siapapun disekitarnnya. Amin mungkin orang yang polos, maklum ia berasal dari daerah terpencil. Kepolosan inilah yang sering membuatnya percaya kepada hal yang disekitarnya, walau ia mengerti semua hal itu tak bisa dipercayai. Ya, ia hanya ingin percaya.
Penghianatan sering membuatnya sukar untuk mempercayai orang yang sama kedua kalinya. Pertengkaran dan konflik yang terjadi dalam dirinya membuat is yakin hidupnya yang keras ini merupakan hal harus dilakui, suka atau tidak. Ia percaya hidupnya adalah ia sendiri yang tentukan, bukan siapapun, bukan guru ataupun kedua orang tuanya. Walaupun ia mengerti bahwa orang tuanya lah yang membiayai masa depannya.
Tidak semua orang suka dengan Amin, banyak pula yang merasa ia adalah bukan siapa-siapa. Kecintaannya dalam organisasi sering disalah artikan sebagai sebuah pencitraan. "Dia khan ga bisa apa-apa, mana mungkin dia mampu?" kata-kata itu yang mungkin sering ia dengar dari sekelilingnya. Tapi biarkan waktu yang menjawab, toh belum tentu yang ia lakukan salah.
7 memang bukan selalu nomer keberuntungan, 7 bukan selalu mencerminkan sesuatu yang baik. Ia terus mengikuti apa yang ia percayai sampai saat ini. Masturbasi? semua orang pasti pernah melakukannya, hanya dia berlebihan saja. siapa yang tau esok hari? #30HariBercerita /@ecchisan
Sunday, 6 January 2013
Hari ke-6: Absurd Keenam: Be a Gamer
“Gamer?
Did you mean those nerd people with the awfully looking face? Come on man, it’s
disgusting.” Maybe those statement really mean, but that’s the truth. Many people
consider gamers as something really bad and you mustn’t be, but that’s not 99%
correct either. Recent studies said, being a gamer will improve your skills
like creativity, response, and even your basic knowledge. Plus, these skills
can really be applied in real life.
Making
decisions faster is really important. For example, when you are given several
questions and you must answer it in no time, I guarantee it will be hard for
you. Well, it might be different if you’re gamer. Gamer can make decisions 25%
faster than any other people, because in some games, the gamer always been
pushed to focus on six things at the same time without confusing them. The best
example is Super Mario Brothers. While you move Mario, you must pay attention
with the road, the monsters and even some surprising attack. The benefit? You will
get used to think many things and give the action faster.
Have you
ever imagined to be hero or the bad guy in some games? Well, I had. Did you
know being a gamer also improve your creativity and imagination? It’s related
with making action based on what have you been imagined, just like making preparation
before do something. A basic RPG (Role-Play Game) type offers you a
Hi-Definition graphic and several turn-event storyline, despite what action you
choose. And the good news is, it help you to stimulate your brain to make more
imagination, think many aspects before you choose the right path. It’s cool
right?
The last
benefit of being a gamer is it actually increase your knowledge. Many games
like Dynasty Warriors, Assassin Creed and God of War are created based on
Historical events that actually happen, and those games will teach you what you
will learn in History’s book. For example: the latest assassin creed games have
a storyline based on American Independence war and it will also help you to
learn American History’s book, not to mention it also develop your English skill
for non-English language speaker or for those who are. Just like killing to
birds with one stone!
Basically, improving and
developing these skills will really help you in real life, but you must also
remember, everything has a price. You will gain something, but at the same time
you lose something. So, play wisely. #30HariBercerita /@ecchisan
Saturday, 5 January 2013
Hari ke-5: Absurd Kelima: Kucing mengajari Saya
Kucing? siapa tidak kenal dengan makhluk satu ini? makhluk berbulu dengan ke-imut-an mencapai 120%! (ok, saya mulai lebay) kucing adalah hewan peliharaan terbanyak kedua dipelihara setelah anjing. Lantas, apa yang membuat kucing begitu disukai? Apa karena dia suka bermanja-manja dengan majikannya? (re: senang nongkrong lama-lama di dekat majikan, sampai-sampai membuat majokan repot) atau makan nya yang ga rewel? (re: makan hanya kalau butuh, membuat majikan terlihat seperti pelayan) atau lebih kepada paksaan? (re: karena pacar/gebetan suka kucing, mau ga mau harus ikutan suka) apapun alasannya, minumnya teh botol sosro memelihara binatang, khususnya kucing dapat meredam stress. :)
Kucing memang makhluk yang fenomenal. Berbeda dengan anjing yang lebih terikat kepada majikannya, kucing lebih terikat pada rumah yang dia tempati. Bila ada kasus pindah rumah dan hewan peliharaannya terpaksa tidak dibawa, anjing akan sangat susah beradaptasi. Ia akan terus terikat kepada pemilik lama dan menganggap sang pemilik hanya pergi sementara, ia akan menunggu di rumah itu sampai sang pemilik kembali. Sedangkan dalam kasus sang kucing ia lebih welcome denga pemilik yang baru, karena menurutnya, bila ia berada dalam rumah itu, ia akan mendapatkan makanan. Tidak peduli bila majikannya itu siapa, asalkan rumahnya sama. Kalaupun ia tidak mendapatkan apapun, ia aka langsung pergi meninggalkan tempat itu. Benar-benar Cerdas!
Ada sebuah pepatah "Curiosity Killed the Cat". Ungkapan ini dimaksudkan agar seseorang dilarang untuk mengetahui hal yang bersifat pribadi/rahasia orang lain lebih lanjut, itu bisa mengancam jiwanya. Terus kenapa Kucing? karena kucing sangat suka mengetahui hal-hal yang menurutnya tidak berbahaya, padahal sangat riskan, contohnya mencoba memanjat lemari demi makanan. Saya sering mendapati kucing saya kakinya pincang karena berusaha melakukan sesuatu seperti ini. Akan tetapi, kucing mempunyai teknik memelas yang dapat membuat kesalahan apapun yang ia lakukan dimaafkan, Benar-benar Licik!
Kucing juga makhluk yang efektif, ia menghabiskan sebagian besar harinya untuk tidur. kenapa? karena ia hanya membutuhkan seperempat harinya untuk berburu dan makan. Semakin enak hidup si kucing , maka semakin malas dia melakukan sesuatu. Kalau dipikir secara logis, kucing itu makhluk yang benar-benar memikirkan dirinya sendiri (atau paling tidak ia tidak ingin menyusahkan dirinya sendiri) ia mengerti benar kapan ia harus melakukan sesuatu, kapan harus santai. Jadi, kenapa kita tidak mencontoh perilaku ini? hidup hanya sekali, jangan buat diri anda sendiri kesulitan. #30HariBercerita /@ecchisan
kucing yang menghipnotis majikannya
Kucing memang makhluk yang fenomenal. Berbeda dengan anjing yang lebih terikat kepada majikannya, kucing lebih terikat pada rumah yang dia tempati. Bila ada kasus pindah rumah dan hewan peliharaannya terpaksa tidak dibawa, anjing akan sangat susah beradaptasi. Ia akan terus terikat kepada pemilik lama dan menganggap sang pemilik hanya pergi sementara, ia akan menunggu di rumah itu sampai sang pemilik kembali. Sedangkan dalam kasus sang kucing ia lebih welcome denga pemilik yang baru, karena menurutnya, bila ia berada dalam rumah itu, ia akan mendapatkan makanan. Tidak peduli bila majikannya itu siapa, asalkan rumahnya sama. Kalaupun ia tidak mendapatkan apapun, ia aka langsung pergi meninggalkan tempat itu. Benar-benar Cerdas!
Ada sebuah pepatah "Curiosity Killed the Cat". Ungkapan ini dimaksudkan agar seseorang dilarang untuk mengetahui hal yang bersifat pribadi/rahasia orang lain lebih lanjut, itu bisa mengancam jiwanya. Terus kenapa Kucing? karena kucing sangat suka mengetahui hal-hal yang menurutnya tidak berbahaya, padahal sangat riskan, contohnya mencoba memanjat lemari demi makanan. Saya sering mendapati kucing saya kakinya pincang karena berusaha melakukan sesuatu seperti ini. Akan tetapi, kucing mempunyai teknik memelas yang dapat membuat kesalahan apapun yang ia lakukan dimaafkan, Benar-benar Licik!
Kucing juga makhluk yang efektif, ia menghabiskan sebagian besar harinya untuk tidur. kenapa? karena ia hanya membutuhkan seperempat harinya untuk berburu dan makan. Semakin enak hidup si kucing , maka semakin malas dia melakukan sesuatu. Kalau dipikir secara logis, kucing itu makhluk yang benar-benar memikirkan dirinya sendiri (atau paling tidak ia tidak ingin menyusahkan dirinya sendiri) ia mengerti benar kapan ia harus melakukan sesuatu, kapan harus santai. Jadi, kenapa kita tidak mencontoh perilaku ini? hidup hanya sekali, jangan buat diri anda sendiri kesulitan. #30HariBercerita /@ecchisan
Friday, 4 January 2013
Hari ke-4: Absurd keempat: Balada Kampus Ef I Be
Hari ini tampak sama seperti hari-hari sebelumnya. Daun-daun masih berguguran, macetnya kota Malang yang serasa Jakarta kedua, serta belum lakunya teman saya Fakhrianista. Mungkin yang membuat beda hanya 2 hal: Hujan dan Amukan Office Boy kampus. Sebagai seorang lelaki, bergelut dengan hujan bukanlah hal yang baru dan saya sangat terbiasa dengan hal itu, tetapi ketika mesti bergelut dengan office boy kampus? lebih baik saya makan sambel 3 piring ga minum.
Kekesalan bapak ini (yang tak dan tidak mau diketahui namanya) bermula ketika petang hari di Aula Rektorat Ube. Aula merupakan tempat serbaguna yang biasa digunakan mahasiswa setempat untuk Wifi-an dan beristirahat sejenak. Seperti yang telah diketahui, setiap jam 18.00 waktu setempat aula akan dikunci dan mahasiswa yang masih berada disana dianjurkan untuk meninggalkan tempat tersebut (entah dengan alasan apapun). Yang membuat saya sedikit tidak terima adalah pernyataan bapak tersebut. Dia bilang tempat itu akan dikunci dan saya dipaksa dengan sangat (sampai-sampai membanting kunci dan meneriak kata-kata umpatan) agar saya secepatnya pindah dari situ.
Sebenarnya tidak ada yang salah akan hal itu, tetapi seharusnya lebih memperhatikan kata-kata yang diucapkan saja. Mohon memberi pengertian kepada sang mahasiswa, bukannya meneriakkan sana-sini agar mahasiswa tersebut cepat pergi, ini bukan Negara Bar-bar, lagian saya Mahasiswa toh? pasti ngerti kok kalau dijelaskan maksudnya. Jujur saya sebagai mahasiswa merasa diragukan dengan pelayanan kampus saya. Tidak hanya di Aula Rektorat, bahkan di tempat-tempat lain di sekitar kampus pun sangat di bawah standart pelayanan. Kalau anda memang tulus bekerja, jangan sampai merugikan orang lain dengan sikap anda, oke?!
*tulisan ini ditujukan bukan untuk menghardik seseorang, tetapi agar menjadi bahan renungan
#30HariBercerita /@ecchisan
Kekesalan bapak ini (yang tak dan tidak mau diketahui namanya) bermula ketika petang hari di Aula Rektorat Ube. Aula merupakan tempat serbaguna yang biasa digunakan mahasiswa setempat untuk Wifi-an dan beristirahat sejenak. Seperti yang telah diketahui, setiap jam 18.00 waktu setempat aula akan dikunci dan mahasiswa yang masih berada disana dianjurkan untuk meninggalkan tempat tersebut (entah dengan alasan apapun). Yang membuat saya sedikit tidak terima adalah pernyataan bapak tersebut. Dia bilang tempat itu akan dikunci dan saya dipaksa dengan sangat (sampai-sampai membanting kunci dan meneriak kata-kata umpatan) agar saya secepatnya pindah dari situ.
Sebenarnya tidak ada yang salah akan hal itu, tetapi seharusnya lebih memperhatikan kata-kata yang diucapkan saja. Mohon memberi pengertian kepada sang mahasiswa, bukannya meneriakkan sana-sini agar mahasiswa tersebut cepat pergi, ini bukan Negara Bar-bar, lagian saya Mahasiswa toh? pasti ngerti kok kalau dijelaskan maksudnya. Jujur saya sebagai mahasiswa merasa diragukan dengan pelayanan kampus saya. Tidak hanya di Aula Rektorat, bahkan di tempat-tempat lain di sekitar kampus pun sangat di bawah standart pelayanan. Kalau anda memang tulus bekerja, jangan sampai merugikan orang lain dengan sikap anda, oke?!
*tulisan ini ditujukan bukan untuk menghardik seseorang, tetapi agar menjadi bahan renungan
#30HariBercerita /@ecchisan
Thursday, 3 January 2013
Hari ke-3: Absurd ketiga: Ketika Presiden Absurd
"Dibawah ini adalah rekaman wawancara sebuah stasiun televisi swasta (bukan SCTV tentunya, jadi pasti pembawa acaranya bukan Jeremy Teti) dengan pembicara saya Prof. Dr. Akhmad Al-Fahrezy Al-Amin M.IT Pdd. (yang dengan aneh nya telah menjabat menjadi Presiden RI ke-46). berikut rekamannya:
Pembawa Acara: "Bapak Presiden, Senang sekali bertemu dengan Bapak pada malam ini" (memandang dengan raut wajah mirip kerutan pada belimbing).
Saya: "Iya, sama-sama mbak"
Pembawa Acara:"Tolong jangan nyengir kuda gitu pak" (Mulai risih sepertinya).
Saya: "ta-tata-tapi ... wajah saya memang begini" (Penuh tatapan polos).
Pembawa Acara: "..." (#KemudianHening)
Pembawa Acara: "Oke! ... kita lanjut ke pertanyaan pertama saja pak" (Mencoba mengalihkan pembicaraan).
Saya: "it's okay, it's okay mbak ... silahkan" (dengan tatapan yang masih polos #Hoekk).
Pembawa Acara: "Pertanyaan pertama, bagaimana pandangan bapak terhadap kebudayaan barat yang semakin menjadi-jadi di Indonesia ini? apakah berdampak buruk kedepannya pak?".
Saya: "Apanya yang jadi mbak?"
Pembawa Acara: "Maksud bapak?" (setengah heran).
Saya: "Maksud saya siapa yang jadi? saya masih keliatan Indonesia banget kok, ga mirip Tom Cruise khan?".
Pembawa Acara: "Bisa diulangi lagi mungkin pak?" (Sudah benar-benar heran)
Saya: "Maksud saya begini ... (pembicaraan disensor karena terlalu memusingkan dan telah membuat pembawa acara meminum Antimo) ... seperti itu kiranya mbak".
Pembawa Acara: "Kita lanjut ke pertanyaan selanjutnya saja pak (terlihat benar-benar ingin menyelesaikan wawancara secepat Entrostop) Apa yang membuat bapak berfikir mencalonkan diri menjadi presiden?".
Saya: (sembari meneguk sebotol Kiranti) "Saya jadi presiden karena jadi Artis itu sudah mainstream! maaf saja yah mbak, Artis itu kerjaannya masuk infotainment aja. Nyanyi enggak, Acting enggak, Berbakat enggak, Cerai Iya. Mending jadi presiden mbak, udah followernya banyak kayak Obama, bisa diangkat jadi film lagi kayak Pak Habibie dan Bu Ainun".
Pembawa Acara: "Pandangan yang bagus sekali pak. (tampaknya ia blank total gara-gara jawaban dari Pak Presiden). "Pertanyaan ketiga pak, Kenapa bapak mengelu-elukan jargon Berani Absurd itu Baik? apa yang membuat bapak berfikir seperti itu?"
Saya: "saya kira karena menjadi normal itu terlalu flat. Orang tak akan menemukan yang ia cari, ketika ia hanya melakukan hal yang sama tiap hari. Life is never Flat, mereka butuh Chitato agar maju" (sembari mengeluarkan sebungkus Chitato) "Absurd itu adalah prinsip mbak. Ga semua orang bisa absurd dan ga semua orang absurdnya sama. Contoh Kemal, dia itu absurdnya orang Arab-Jakarta, Saya Absurdnya Orang Pedesaan-Metromini, Jelas beda mbak".
Pembawa Acara: (Terlihat lebih pucat dari kulit bengkoang) "ya, sayang sekali waktunya sudah habis pak, sayang sekali perjumpaan kita berakhir disini" (tampak senang).
Saya: "siapa bilang mbak? kita masih bisa berjumpa diluar" (melirik dengan muka penuh nafsu binal).
Pembawa Acara: "Maksud saya acaranya yang selesai pak" (membalas dengan tatapan kemayu kemangi) "terima kasih telah menyaksikan acara ini, semoga berman... tuuuuuuuuuuuuuuuuuuuttttttt................... (Acara dihentikan karena tali kaset telah habis) #30HariBercerita /@ecchisan
Pembawa Acara: "Bapak Presiden, Senang sekali bertemu dengan Bapak pada malam ini" (memandang dengan raut wajah mirip kerutan pada belimbing).
Saya: "Iya, sama-sama mbak"
Pembawa Acara:
Pembawa Acara: "Pandangan yang bagus sekali pak. (tampaknya ia blank total gara-gara jawaban dari Pak Presiden). "Pertanyaan ketiga pak, Kenapa bapak mengelu-elukan jargon Berani Absurd itu Baik? apa yang membuat bapak berfikir seperti itu?"
Saya: "saya kira karena menjadi normal itu terlalu flat. Orang tak akan menemukan yang ia cari, ketika ia hanya melakukan hal yang sama tiap hari. Life is never Flat, mereka butuh Chitato agar maju" (sembari mengeluarkan sebungkus Chitato) "Absurd itu adalah prinsip mbak. Ga semua orang bisa absurd dan ga semua orang absurdnya sama. Contoh Kemal, dia itu absurdnya orang Arab-Jakarta, Saya Absurdnya Orang Pedesaan-Metromini, Jelas beda mbak".
Pembawa Acara: (Terlihat lebih pucat dari kulit bengkoang) "ya, sayang sekali waktunya sudah habis pak, sayang sekali perjumpaan kita berakhir disini" (tampak senang).
Saya: "siapa bilang mbak? kita masih bisa berjumpa diluar" (melirik dengan muka penuh nafsu binal).
Pembawa Acara: "Maksud saya acaranya yang selesai pak" (membalas dengan tatapan kemayu kemangi) "terima kasih telah menyaksikan acara ini, semoga berman... tuuuuuuuuuuuuuuuuuuuttttttt................... (Acara dihentikan karena tali kaset telah habis) #30HariBercerita /@ecchisan
Wednesday, 2 January 2013
Hari ke-2 : Absurd kedua: The Power of Malas
Hari ini tidak seperti biasanya, banyak mahasiswa yang tampak terburu-buru memasuki ruang kelas. "Oh, ternyata ada ujian" gumam ku kemudian. Sejenak terlintas dalam benak ku, mengapa mereka terburu-buru sekali? apa mungkin kalau telat sedikit saja tidak akan diperbolehkan mengikuti ujian? tiba-tiba mulut bibir ku tersenyum dengan sendirinya. Mungkin yang sedikit membuatku geram adalah kenyataan bahwa tidak ada ujian UAS, hanya tanda tangan saja. Terus kalau begitu buat apa mereka berdesak-desakan ketika memasuki kelas?
Malas adalah situasi dimana seseorang tidak ingin melakukan apapun, atau paling tidak, berusaha mencapai hasil yang sebaik-baiknya tapi dengan usaha yang minimal. Point yang kedua sangat sering diterapkan dan tanpa sadar kita sering melakukannya. Contoh yang paling sederhana ketika ingin mengerjakan tugas. Tidak sedikit dari kita yang menunda-nunda nya, bahkan mencontek dari teman. Itulah malas, sebuah kondisi dimana seseorang dipaksa untuk memikirkan cara paling efektif untuk dirinya tanpa perlu merepotkan diri sendiri.
Kenapa malas tidak pernah dipakai untuk hal lain? bayangkan jika kekuatan malas ini digunakan untuk merakit robot misalnya, seorang tekhnisi akan berpikir bagaimana cara termudah untuk menggabungkan komponen yang satu dengan yang lain tanpa perlu bersusah payah. Simpel bukan? atau ketika seorang wartawan ingin mendapatkan sumber informasi dengan cepat dan efektif, dia akan berfikir cara paling efisien untuk mendapatkannya. Contoh nyata lain adalah Sandwich. Seorang bangsawan abad pertengahan sangat malas untuk menghentikan permainan kartunya, sementara ia sangatlah lapar. Dia kemudian menyisipkan dagin serta sayuran kedalam rotinya dan memakannya begitu saja. Ya, cara yang cukup efektif serta brilian.
Sayangnya, banyak orang memungkiri The Power of Malas ini. Rata-rata dari mereka berpendapat bahwa itu hanya kebetulan belaka, sebuah keberuntungan yang tak terjadi setiap saat. Padahal tanpa mereka sadari, mereka juga telah melakukan The Power of Malas tadi. Berapa banyak mahasiswa atau murid yang belajar sehari sebelum ujiannya? tidak sedikit bukan? ini salah satu bukti kalau malas memang tumbuh berkembang dan dapat digunakan, jadi kenapa mesti malu untuk malas? #30haribercerita /@ecchisan
Malas adalah situasi dimana seseorang tidak ingin melakukan apapun, atau paling tidak, berusaha mencapai hasil yang sebaik-baiknya tapi dengan usaha yang minimal. Point yang kedua sangat sering diterapkan dan tanpa sadar kita sering melakukannya. Contoh yang paling sederhana ketika ingin mengerjakan tugas. Tidak sedikit dari kita yang menunda-nunda nya, bahkan mencontek dari teman. Itulah malas, sebuah kondisi dimana seseorang dipaksa untuk memikirkan cara paling efektif untuk dirinya tanpa perlu merepotkan diri sendiri.
Kenapa malas tidak pernah dipakai untuk hal lain? bayangkan jika kekuatan malas ini digunakan untuk merakit robot misalnya, seorang tekhnisi akan berpikir bagaimana cara termudah untuk menggabungkan komponen yang satu dengan yang lain tanpa perlu bersusah payah. Simpel bukan? atau ketika seorang wartawan ingin mendapatkan sumber informasi dengan cepat dan efektif, dia akan berfikir cara paling efisien untuk mendapatkannya. Contoh nyata lain adalah Sandwich. Seorang bangsawan abad pertengahan sangat malas untuk menghentikan permainan kartunya, sementara ia sangatlah lapar. Dia kemudian menyisipkan dagin serta sayuran kedalam rotinya dan memakannya begitu saja. Ya, cara yang cukup efektif serta brilian.
Sayangnya, banyak orang memungkiri The Power of Malas ini. Rata-rata dari mereka berpendapat bahwa itu hanya kebetulan belaka, sebuah keberuntungan yang tak terjadi setiap saat. Padahal tanpa mereka sadari, mereka juga telah melakukan The Power of Malas tadi. Berapa banyak mahasiswa atau murid yang belajar sehari sebelum ujiannya? tidak sedikit bukan? ini salah satu bukti kalau malas memang tumbuh berkembang dan dapat digunakan, jadi kenapa mesti malu untuk malas? #30haribercerita /@ecchisan
Tuesday, 1 January 2013
Hari ke-1 : Absurd Pertama: Kereta Api tut tut tut!
Cerita absurd ini diawali dari pergantian tahun 2012 (re:tahun penuh kesialan karena gue putus) ke tahun 2013 (re:tahun yang menurut astrologi gue bakal punya hubungan yg serius). Yep, tahun 2012 kulalui dengan penuh hal-hal Absurd yang ga bisa dilukiskan dengan kata-kata (kecuali dengan kuas warna tentunya #KemudianHening). Di tahun 2012-lah gue pertama kali ngerasain memegang Kamera DSLR Nikon dan jeprat-jepret sesuka hati seperti Photographer handal, di tahun 2012-lah gue mengerti rasanya memiliki teman yang seperti saudara sendiri, dan di tahun 2012 juga lah gue mengerti arti kehilangan. Kenapa kehilangan? karena gue baru aja di Unfollow oleh 3 Bestfriends gue (OK, mungkin itu agak lebay #Abaikan).
Sudah cukup dengan Prologue-nya, mari kita beralih ke 1 hari sebelum malam tahun baru. Rencananya, gue ga ada niat dan emang ga pengen melakukan apa-apa pada saat perayaan malam tahun baru, kecuali bermain Digimon 3 di Lepi kesayangan gue, Me Gusta!.Tetapi karena beberapa hal, gue haru nemenin temen gue Sasmi (Susmeh Sekseh) untuk tahun baru-an di Sidoarjo, kota lumpur. The Fact is, ternyata gue udah janji ikut ke Sidoarjo minggu sebelumnya, tapi Lupa! yep, gue sepertinya mengidap Short-Memory Lost: sebuah situasi dimana otak loe melupakan hal-hal yang sebenarnya penting, tapi loe anggap ga penting. Intinya sih tetep aja lupa.
Kami (re: gue si imut tiada tara + Sukmeh Sekseh) berangkat ke Sidoarjo naik Kereta api tut tut tut dengan jam keberangkatan 4.20! gila! ayam aja masih ngorok jam segitu. Dan yang lebih parah lagi, kami hampir aja ketinggalan kereta. You know what? kami lari-lari nguber Kereta api tut tut tut tadi dengan kecepatan kurang lebih 20 km/jam, persis adegan si Igor waktu di 5cm. Singkat cerita, kami akhirnya berhasil naik kereta api dengan selamat, walaupun sesampainya di bangku penumpang kami terkena ngantuk berat ( Ya iya lah! secara berangkat jam 3 subuh dan ga ada tidur. OK, ini lebay lagi #Abaikan).
Mungkin karena baru pertama kali naik kereta api tut tut tut, gue jadi berasa udik banget di kereta, apa-apa bawaan nya kagum melulu. Ngeliat pemandangan lewat jendela, kagum! ngeliat bapak-bapak penjual sate kerang, kagum! bahkan ngeliat ibu-ibu MILF pun KAGUM! #ehh.
Sesampainya di Sidoarjo, hal pertama yang gue rasain adalah: Panas! yep, hawanya beda 11:12-lah ama tempat gue di Kalimantan. Banyak hal yang gue laluin di Sidoarjo, mulai dari menyantap Kupang Lontong (yang menurut Raditya Dika di pancing pake tokai), mengitari Alun-alun Sidoarjo, bertemu Luwak (bukan kopi tentunya), serta melakukan New Year Party di rumah temen gue Nurul (sebenarnya sih cuma bakar-bakar kecil). Mungkin cerita perjalanan gue di kota Lumpur ini akan gue lanjutin di postingan selanjutnya, tetap semangat dan tetap Absurd! Cao! #30haribercerita /@ecchisan
Sudah cukup dengan Prologue-nya, mari kita beralih ke 1 hari sebelum malam tahun baru. Rencananya, gue ga ada niat dan emang ga pengen melakukan apa-apa pada saat perayaan malam tahun baru, kecuali bermain Digimon 3 di Lepi kesayangan gue, Me Gusta!.Tetapi karena beberapa hal, gue haru nemenin temen gue Sasmi (Susmeh Sekseh) untuk tahun baru-an di Sidoarjo, kota lumpur. The Fact is, ternyata gue udah janji ikut ke Sidoarjo minggu sebelumnya, tapi Lupa! yep, gue sepertinya mengidap Short-Memory Lost: sebuah situasi dimana otak loe melupakan hal-hal yang sebenarnya penting, tapi loe anggap ga penting. Intinya sih tetep aja lupa.
Kami (re: gue si imut tiada tara + Sukmeh Sekseh) berangkat ke Sidoarjo naik Kereta api tut tut tut dengan jam keberangkatan 4.20! gila! ayam aja masih ngorok jam segitu. Dan yang lebih parah lagi, kami hampir aja ketinggalan kereta. You know what? kami lari-lari nguber Kereta api tut tut tut tadi dengan kecepatan kurang lebih 20 km/jam, persis adegan si Igor waktu di 5cm. Singkat cerita, kami akhirnya berhasil naik kereta api dengan selamat, walaupun sesampainya di bangku penumpang kami terkena ngantuk berat ( Ya iya lah! secara berangkat jam 3 subuh dan ga ada tidur. OK, ini lebay lagi #Abaikan).
Mungkin karena baru pertama kali naik kereta api tut tut tut, gue jadi berasa udik banget di kereta, apa-apa bawaan nya kagum melulu. Ngeliat pemandangan lewat jendela, kagum! ngeliat bapak-bapak penjual sate kerang, kagum! bahkan ngeliat ibu-ibu MILF pun KAGUM! #ehh.
Sesampainya di Sidoarjo, hal pertama yang gue rasain adalah: Panas! yep, hawanya beda 11:12-lah ama tempat gue di Kalimantan. Banyak hal yang gue laluin di Sidoarjo, mulai dari menyantap Kupang Lontong (yang menurut Raditya Dika di pancing pake tokai), mengitari Alun-alun Sidoarjo, bertemu Luwak (bukan kopi tentunya), serta melakukan New Year Party di rumah temen gue Nurul (sebenarnya sih cuma bakar-bakar kecil). Mungkin cerita perjalanan gue di kota Lumpur ini akan gue lanjutin di postingan selanjutnya, tetap semangat dan tetap Absurd! Cao! #30haribercerita /@ecchisan
Subscribe to:
Comments (Atom)




