"Banyak yg berubah yah?" ini adalah kata-kata yang paling pertama keluar ketika melihat kembali kota Sengata. "Perasaan dulu bangunan itu ga ada deh" sembari menujuk salah satu bangunan. "eh, bangunan yg ini kemana?" timpalku kemudian. Kota Sengata memang mengalami perubahan drastis, tapi Sengata tetap memiliki hal yang sama dari pertama aku disini dan sekarang, Kenangan serta perasaan "aman". Tapi diantara semua perubahan yg membuat diriku kaget, rumah lama yg berubah fungsi menjadi pencucian motorlah yg lebih membuatku ternganga.
Waktu seakan begitu cepat berlalu di kora ini. Perasaan baru tadi pagi aku menyantap kare ayam, tahu-tahu siang ini perutku berbunyi lagi. Mamahku yg mengerti terlihat cuma mengernyitkan senyum sembari mendandang nasi. Tak lama hidangan makan siangpun jadi. Sebuah menu biasa, namun terkesan istimewa buatku. Ayam goreng, sambel terasi, cempedak bakar, sayur paku, serta tak lupa cacapan; sebuah salad orang Banjar.
Aku terlelap saking nikmatnya kekenyangan. Mata tak lagi kuasa menahan kantuk. Ketika mataku terbua, aku mendapati hari sudah gelap. Tanpa sadar aku sudah terlelap begitu lama. jam sudah menunjukkan jam 8 malam, tapi belum ada keinginan untuk keluar ruma demi menikmati indahnya kota Sengata di malam hari. Badan yg penuh keringat tak kuhiraukan, aku hanya ingin menikmati malam ini saja dirumahku lagi, selagi masih bisa. #30HariBercerita /@ecchisan

No comments:
Post a Comment