Cerita absurd ini diawali dari pergantian tahun 2012 (re:tahun penuh kesialan karena gue putus) ke tahun 2013 (re:tahun yang menurut astrologi gue bakal punya hubungan yg serius). Yep, tahun 2012 kulalui dengan penuh hal-hal Absurd yang ga bisa dilukiskan dengan kata-kata (kecuali dengan kuas warna tentunya #KemudianHening). Di tahun 2012-lah gue pertama kali ngerasain memegang Kamera DSLR Nikon dan jeprat-jepret sesuka hati seperti Photographer handal, di tahun 2012-lah gue mengerti rasanya memiliki teman yang seperti saudara sendiri, dan di tahun 2012 juga lah gue mengerti arti kehilangan. Kenapa kehilangan? karena gue baru aja di Unfollow oleh 3 Bestfriends gue (OK, mungkin itu agak lebay #Abaikan).
Sudah cukup dengan Prologue-nya, mari kita beralih ke 1 hari sebelum malam tahun baru. Rencananya, gue ga ada niat dan emang ga pengen melakukan apa-apa pada saat perayaan malam tahun baru, kecuali bermain Digimon 3 di Lepi kesayangan gue, Me Gusta!.Tetapi karena beberapa hal, gue haru nemenin temen gue Sasmi (Susmeh Sekseh) untuk tahun baru-an di Sidoarjo, kota lumpur. The Fact is, ternyata gue udah janji ikut ke Sidoarjo minggu sebelumnya, tapi Lupa! yep, gue sepertinya mengidap Short-Memory Lost: sebuah situasi dimana otak loe melupakan hal-hal yang sebenarnya penting, tapi loe anggap ga penting. Intinya sih tetep aja lupa.
Kami (re: gue si imut tiada tara + Sukmeh Sekseh) berangkat ke Sidoarjo naik Kereta api tut tut tut dengan jam keberangkatan 4.20! gila! ayam aja masih ngorok jam segitu. Dan yang lebih parah lagi, kami hampir aja ketinggalan kereta. You know what? kami lari-lari nguber Kereta api tut tut tut tadi dengan kecepatan kurang lebih 20 km/jam, persis adegan si Igor waktu di 5cm. Singkat cerita, kami akhirnya berhasil naik kereta api dengan selamat, walaupun sesampainya di bangku penumpang kami terkena ngantuk berat ( Ya iya lah! secara berangkat jam 3 subuh dan ga ada tidur. OK, ini lebay lagi #Abaikan).
Mungkin karena baru pertama kali naik kereta api tut tut tut, gue jadi berasa udik banget di kereta, apa-apa bawaan nya kagum melulu. Ngeliat pemandangan lewat jendela, kagum! ngeliat bapak-bapak penjual sate kerang, kagum! bahkan ngeliat ibu-ibu MILF pun KAGUM! #ehh.
Sesampainya di Sidoarjo, hal pertama yang gue rasain adalah: Panas! yep, hawanya beda 11:12-lah ama tempat gue di Kalimantan. Banyak hal yang gue laluin di Sidoarjo, mulai dari menyantap Kupang Lontong (yang menurut Raditya Dika di pancing pake tokai), mengitari Alun-alun Sidoarjo, bertemu Luwak (bukan kopi tentunya), serta melakukan New Year Party di rumah temen gue Nurul (sebenarnya sih cuma bakar-bakar kecil). Mungkin cerita perjalanan gue di kota Lumpur ini akan gue lanjutin di postingan selanjutnya, tetap semangat dan tetap Absurd! Cao! #30haribercerita /@ecchisan
Selamat! Kamu berhasil naik kereta jam 4 subuh. Prok...prok..prok.. #suara tepuk tangan ceritanya..
ReplyDelete