Saturday, 5 January 2013

Hari ke-5: Absurd Kelima: Kucing mengajari Saya

Kucing? siapa tidak kenal dengan makhluk satu ini? makhluk berbulu dengan ke-imut-an mencapai 120%! (ok, saya mulai lebay) kucing adalah hewan peliharaan terbanyak kedua dipelihara setelah anjing. Lantas, apa yang membuat kucing begitu disukai? Apa karena dia suka bermanja-manja dengan majikannya? (re: senang nongkrong lama-lama di dekat majikan, sampai-sampai membuat majokan repot) atau makan nya yang ga rewel? (re: makan hanya kalau butuh, membuat majikan terlihat seperti pelayan) atau lebih kepada paksaan? (re: karena pacar/gebetan suka kucing, mau ga mau harus ikutan suka) apapun alasannya, minumnya teh botol sosro memelihara binatang, khususnya kucing dapat meredam stress. :)

kucing yang menghipnotis majikannya

Kucing memang makhluk yang fenomenal. Berbeda dengan anjing yang lebih terikat kepada majikannya, kucing lebih terikat pada rumah yang dia tempati. Bila ada kasus pindah rumah dan hewan peliharaannya terpaksa tidak dibawa, anjing akan sangat susah beradaptasi. Ia akan terus terikat kepada pemilik lama dan menganggap sang pemilik hanya pergi sementara, ia akan menunggu di rumah itu sampai sang pemilik kembali. Sedangkan dalam kasus sang kucing ia lebih welcome denga pemilik yang baru, karena menurutnya, bila ia berada dalam rumah itu, ia akan mendapatkan makanan. Tidak peduli bila majikannya itu siapa, asalkan rumahnya sama. Kalaupun ia tidak mendapatkan apapun, ia aka langsung pergi meninggalkan tempat itu. Benar-benar Cerdas!

Ada sebuah pepatah "Curiosity Killed the Cat". Ungkapan ini dimaksudkan agar seseorang dilarang untuk mengetahui hal yang bersifat pribadi/rahasia orang lain lebih lanjut, itu bisa mengancam jiwanya. Terus kenapa Kucing? karena kucing sangat suka mengetahui hal-hal yang menurutnya tidak berbahaya, padahal sangat riskan, contohnya mencoba memanjat lemari demi makanan. Saya sering mendapati kucing saya kakinya pincang karena berusaha melakukan sesuatu seperti ini. Akan tetapi, kucing mempunyai teknik memelas yang dapat membuat kesalahan apapun yang ia lakukan dimaafkan, Benar-benar Licik!

Kucing juga makhluk yang efektif, ia menghabiskan sebagian besar harinya untuk tidur. kenapa? karena ia hanya membutuhkan seperempat harinya untuk berburu dan makan. Semakin enak hidup si kucing , maka semakin malas dia melakukan sesuatu. Kalau dipikir secara logis, kucing itu makhluk yang benar-benar memikirkan dirinya sendiri (atau paling tidak ia tidak ingin menyusahkan dirinya sendiri) ia mengerti benar kapan ia harus melakukan sesuatu, kapan harus santai. Jadi, kenapa kita tidak mencontoh perilaku ini? hidup hanya sekali, jangan buat diri anda sendiri kesulitan. #30HariBercerita /@ecchisan

No comments:

Post a Comment